Tinju Kalbun Berakhir, Dispora Kutim Tekankan Pembinaan Pemuda

Tinju Kalbun Berakhir, Dispora Kutim Tekankan Pembinaan Pemuda

Kadispora Kutim Basuki Isnawan saat tutup Tinju Siapa Berani Kalbun. Foto : Istimewa for Pro Kutim

KALIORANG - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim), mendorong kegiatan olahraga masyarakat menjadi ruang positif bagi generasi muda. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutim Basuki Isnawan saat menutup ajang Tinju Siapa Berani Kalbun (Kaliorang-Kaubun) yang berlangsung di Lapangan SP 1 Desa Bukit Makmur, Kecamatan Kaliorang, Sabtu (12/9/2026) malam.

Pada kesempatan tersebut, Basuki Isnawan memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), kepolisian, serta para pemerhati olahraga yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

"Kami memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Bapak Kapolsek, Forkopimcam, dan para pemerhati olahraga yang telah bekerja keras merencanakan hingga sukses melaksanakan kegiatan positif ini," ujar Basuki.

Menurut dia, ajang tinju tersebut tidak semata-mata menjadi kompetisi olahraga. Kegiatan itu juga menjadi hiburan bagi masyarakat sekaligus ruang bagi anak muda untuk menyalurkan energi dan bakat melalui aktivitas yang positif.

"Selain mampu memberikan hiburan yang segar bagi masyarakat luas, ajang ini menjadi wadah yang tepat bagi anak-anak muda untuk mengisi hari-harinya dengan kegiatan yang positif," katanya.

Selain manfaat di bidang olahraga dan kepemudaan, pelaksanaan kegiatan juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Kehadiran pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi membuat ajang tersebut turut membuka ruang bagi masyarakat untuk memperoleh tambahan pendapatan.

Dukungan perusahaan terhadap kegiatan dinilai turut memperkuat manfaat tersebut. Kehadiran UMKM selama kegiatan memberikan kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk menawarkan makanan, minuman, maupun berbagai produk kepada masyarakat yang datang menyaksikan pertandingan.

Basuki menilai keterlibatan berbagai pihak, termasuk perusahaan dan pelaku UMKM, menunjukkan bahwa sebuah kegiatan olahraga dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Tidak hanya menjadi sarana pembinaan atlet, tetapi juga menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.

Basuki juga menekankan bahwa kegiatan olahraga memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, semakin banyak ruang positif yang tersedia bagi pemuda, semakin besar pula peluang mereka terhindar dari berbagai aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan.

"Harapan kita semua melalui kegiatan olahraga ini, anak muda kita bisa tetap sehat dan terhindar dari bahaya narkoba, judi online, balap liar, hingga tawuran," tegasnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak generasi muda. Selain menciptakan masyarakat yang sehat, kegiatan olahraga dinilai dapat memperkuat kerukunan dan menjaga ketertiban di lingkungan masyarakat.

"Dari sini kita bisa menciptakan kerukunan dan ketertiban di tengah masyarakat," lanjut Basuki.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana AKP Damianus Jelatu mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kutim terhadap penyelenggaraan Tinju Siapa Berani Kalbun. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu pelaksanaan kegiatan hingga berjalan lancar.

"Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Kadispora Kutim yang berkenan hadir langsung untuk menutup event ini, serta seluruh pihak yang telah bersinergi demi kelancaran ajang Tinju Siapa Berani Kalbun," ujar Damianus.

Ia berharap Tinju Siapa Berani Kalbun dapat menjadi agenda yang berkelanjutan. Dengan pembinaan yang konsisten, para peserta diharapkan tidak hanya memiliki mental bertanding, tetapi juga mampu berkembang menjadi atlet berprestasi.

"Semoga kegiatan ini bisa terus berkelanjutan sebagai tempat mengasah mental bertanding, sehingga mampu melahirkan bibit atlet lokal yang siap berprestasi di tingkat kabupaten hingga nasional," pungkas Damianus.

Penutupan ditandai dengan penyerahan piala dan penghargaan kepada para juara dari masing-masing kelas pertandingan. Prosesi tersebut disaksikan jajaran Forkopimcam, Plt Camat Kaliorang, Kades Bukit Makmur, perwakilan perusahaan, tokoh masyarakat, serta warga yang tetap memenuhi Lapangan SP 1 Desa Bukit Makmur hingga rangkaian kegiatan berakhir. Pemerintah daerah berharap keberlanjutan kegiatan olahraga seperti ini dapat memperluas ruang pembinaan bagi generasi muda di wilayah Kutim, sekaligus membuka peluang lahirnya atlet-atlet lokal yang mampu membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.(kopi14/kopi13/kopi3)

kopi 14
Memuat tombol bagikan...