SANGATTA - Tiga puskesmas di Sangatta menjadi titik awal perluasan layanan pemeriksaan pap smear gratis di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Setelah pelaksanaan perdana pada Jumat (23/10/2026) nanti, program deteksi dini kanker serviks itu direncanakan berlanjut secara bertahap ke seluruh puskesmas. Perempuan peserta BPJS Kesehatan diajak memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksakan kesehatan reproduksi tanpa menunggu munculnya keluhan.
Layanan awal akan berlangsung di Puskesmas Teluk Lingga, Puskesmas Sangatta Utara, dan Puskesmas Sangatta Selatan. Pemeriksaan di ketiga fasilitas kesehatan tersebut menjadi pembuka bagi jangkauan pelayanan yang lebih luas, agar kesempatan mengikuti skrining tidak berhenti pada masyarakat di Sangatta.
Kepala Dinas Kesehatan Kutim dr Yuwana Sri Kurniawati menegaskan, pemeriksaan pada tahap pertama merupakan penanda dimulainya program skrining pap smear di daerah ini. Kelanjutannya akan diarahkan untuk menjangkau seluruh puskesmas di wilayah Kutim.
“Kegiatan besok itu sebagai kick off skrining Pap Smear di Kutai Timur, diawali dari tiga puskesmas tersebut dan akan dilakukan juga di semua puskesmas di Kabupaten Kutai Timur,” ujarnya, Rabu (21/10/2026).
Pernyataan Yuwana menempatkan kegiatan di tiga puskesmas sebagai permulaan. Perluasan secara bertahap menjadi bagian penting dari program tersebut, terutama untuk mendekatkan akses pemeriksaan kesehatan reproduksi kepada perempuan di berbagai wilayah Kutim. Dengan jangkauan yang bertambah, layanan deteksi dini diharapkan semakin mudah dimanfaatkan masyarakat.
Pap smear merupakan pemeriksaan untuk menemukan perubahan sel pada leher rahim atau serviks yang berpotensi berkembang menjadi kanker. Melalui skrining, kemungkinan adanya kelainan dapat diketahui lebih awal sehingga mendukung penanganan lebih cepat. Karena itu, pemeriksaan ini menjadi bagian dari ikhtiar (upaya) pencegahan yang hendak diperkuat Dinkes Kutim.
Manfaat itulah yang mendasari ajakan agar perempuan lebih peduli terhadap kesehatan reproduksinya. Pemeriksaan tidak perlu menunggu adanya keluhan. Kesempatan memperoleh layanan gratis diharapkan menjadi pendorong bagi peserta BPJS Kesehatan untuk mengambil langkah awal dalam menjaga kesehatan.

Pada pelaksanaan perdana, masyarakat yang ingin mengikuti pemeriksaan dapat mendaftar melalui "tautan pendaftaran pap smear" (https://www.onsitetmc.my.id/skriningpapsmear/form). Calon peserta perlu memperhatikan persyaratan pemeriksaan yang telah ditetapkan agar dapat mengikuti pelayanan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Bagi perempuan peserta BPJS Kesehatan yang memenuhi persyaratan, agenda Jumat tersebut menjadi kesempatan untuk mulai memeriksakan diri. Ajakan memanfaatkan layanan ini berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kesadaran bahwa kesehatan reproduksi perlu mendapat perhatian sebelum keluhan muncul.
Dinkes Kutim berharap program tersebut memperkuat pelayanan promotif dan preventif, yakni upaya meningkatkan kesadaran kesehatan serta mencegah penyakit melalui pemeriksaan lebih awal. Penyediaan layanan dan kepedulian masyarakat menjadi dua bagian yang saling menunjang dalam pelaksanaan deteksi dini.
Pelayanan di Teluk Lingga, Sangatta Utara, dan Sangatta Selatan membuka langkah tersebut. Sesudahnya, program akan diteruskan secara bertahap ke seluruh puskesmas di Kutim. Masyarakat diajak menggunakan kesempatan yang tersedia, sembari memperhatikan informasi pelaksanaan dan persyaratan pemeriksaan pada setiap tahap pelayanan. (Mif/Fj)










