Baru Tiba di Sangatta, Ardiansyah Langsung Ikut Padamkan Kebakaran Kenyamukan

41827987 db62 4317 b5b7 7418709c4833

Teks foto: Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman (bermasker putih) turun langsung membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan di kawasan Kenyamukan, Sangatta Utara. Foto: Rosma/Pro Kutim

SANGATTA - Langit Kenyamukan, Kecamatan Sangatta Utara, memendarkan warna jingga pada Kamis (15/10/2026) malam. Bukan pendar lampu kota, melainkan pantulan kobaran api yang membakar hamparan lahan kosong. Angin malam membuat api menjalar, mengancam permukiman yang berbatasan langsung dengan lokasi kebakaran. Bau sangit ilalang terbakar bercampur asap pekat menyusup hingga ke sekitar rumah warga.

Di tengah situasi genting itu, upaya pemadaman terus dilakukan. Bencana ini juga menjadi perhatian serius dari Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman. Baru saja tiba di Sangatta setelah perjalanan dari Jakarta untuk menerima Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Award 2026, orang nomor satu di Pemkab Kutim tersebut tak lantas istirahat. Namun memilih langsung meninjau titik-titik lokasi kebakaran. Sebelum tiba di lokasi, Ardiansyah telah berkoordinasi dengan petugas di lapangan melalui radio komunikasi handy-talky (HT). Pergerakan api dan upaya pengendaliannya terus dipantau. Namun, bagi Ardiansyah, memantau perkembangan dari kejauhan tidaklah cukup. Ia memilih datang langsung untuk melihat kondisi sekaligus memastikan penanganan berjalan maksimal.

e9aef9e2 a423 493a 90ab 0795b05d0972

Setibanya di Kenyamukan sekitar pukul 20.31 Wita, Ardiansyah tidak sekadar mengamati dari balik garis aman. Didampingi Kepala Bagian Umum Sekretariat Kabupaten Uud Sudiharjo dan Camat Sangatta Utara Hasdiah Dohi serta para personel gabungan, ia melihat langsung kobaran api yang bergerak mendekati permukiman warga.

Situasi tersebut menuntut penanganan cepat. Di hadapan api yang terus menjalar, Ardiansyah ikut membaur bersama petugas pemadam kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan para relawan. Ia membantu menarik selang pemadam dan mengarahkan semprotan air ke titik-titik rawan di sekitar pekarangan warga.

Kepulan asap membatasi pandangan. Panas dari kobaran api terasa menyengat, sementara petugas harus bekerja cepat agar api tidak merambat ke rumah-rumah penduduk. Di tengah kondisi itu, Ardiansyah turut berjibaku bersama petugas, membantu upaya pemadaman sekaligus memastikan kawasan yang terancam mendapat penanganan.

5a6b82c4 f525 4b94 b378 7c3c502d2ed6

Ancaman api tidak hanya datang dari kobaran yang terlihat. Di sejumlah bagian lahan, bara masih tersimpan di dalam sekam gambut. Meski permukaan tanah tampak lebih tenang setelah disiram, panas yang tertinggal dapat memicu kembali munculnya api. Ardiansyah beberapa kali turut membantu memadamkan bara di dalam sekam gambut tersebut, berupaya memastikan titik-titik panas tidak kembali menyala dan memperluas kebakaran.

Upaya itu memperlihatkan bahwa penanganan karhutla tidak berhenti ketika kobaran besar berhasil dikendalikan. Petugas harus memastikan bara yang tersembunyi benar-benar padam, terutama di area yang berdekatan dengan permukiman. Kewaspadaan menjadi kunci untuk mencegah api kembali membesar saat kondisi angin berubah.

13f064bb 85e3 48ed bc69 dfb749b5d574

Kehadiran Bupati Kutai Timur di tengah proses pemadaman juga menegaskan pentingnya koordinasi dan kerja bersama dalam menghadapi bencana. Di lapangan, petugas dari empat unit armada pemadam terus berupaya mengendalikan api. Personel BPBD dan relawan turut mendukung penanganan agar kobaran tidak menjalar lebih jauh.

Ardiansyah menekankan pentingnya mengutamakan keselamatan warga dan memastikan setiap titik api mendapat penanganan.

"Ini bukan sekadar tugas regu pemadam. Keselamatan warga adalah tanggung jawab kita bersama. Jangan kasih kendor. Kita pastikan tidak ada titik api yang menjalar hingga ke rumah warga," tegasnya.

Ia juga menginstruksikan petugas terus memantau arah angin dan mewaspadai bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Penanganan, menurutnya, harus dilakukan secara cepat, terukur, dan terkoordinasi, dengan perhatian khusus pada area yang berbatasan langsung dengan permukiman.

758bb12b 74db 4d0b b7c4 4a7f3fa6beb7

Malam itu, Kenyamukan menjadi saksi kerja keras petugas yang berhadapan langsung dengan ancaman api. Di antara asap, panas, dan bara yang tersisa, upaya pemadaman berlangsung dengan satu tujuan utama, melindungi warga dan mencegah api menjangkau rumah-rumah penduduk.

Keterlibatan Ardiansyah, petugas Damkar, BPBD, dan para relawan menjadi bagian dari upaya bersama menghadapi kebakaran. Ketika kobaran mulai terkendali, pekerjaan belum sepenuhnya selesai. Bara di dalam sekam gambut tetap harus diawasi dan dipadamkan agar tidak kembali menyulut api.

Bagi warga Kenyamukan, keberhasilan penanganan malam itu bukan semata tentang meredanya kobaran, melainkan juga tentang menjaga keselamatan dan ketenangan di tengah ancaman kebakaran yang dapat muncul kembali sewaktu-waktu. (Btr/Fan/Fj)

10830
Btr
Memuat tombol bagikan...
Memuat komentar...