SANGATTA - Kemeriahan malam puncak Pekan Raya Kutim Expo (PRKE) 2026 di Lapangan Alun-alun Bukit Pelangi, pada Minggu (18/10/2026) malam, meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat Kutai Timur (Kutim). Kehadiran grup band papan atas tanah air, Geisha, sukses menyedot perhatian ribuan penonton yang memadati kawasan pusat perkantoran Pemkab Kutim tersebut.
Manggung di Tuah Bumi Untung Benua menjadi momentum spesial bagi para pencinta musik pop-rock di daerah ini. Pasalnya, kehadiran mereka hanya berselang dua hari setelah tampil memukau dalam ajang festival musik nasional Synchronize Fest di Gambir Expo, Jakarta, pada Jumat (16/10/2026). Antusiasme warga terlihat jelas dari membludaknya lautan manusia yang memenuhi area lapangan sejak sore hari demi menyaksikan aksi panggung band pelantun "Lumpuhkan Ingatanku" tersebut.

Meskipun tampil tanpa kehadiran sang gitaris utama, Roby Satria, yang berhalangan hadir dengan posisinya yang digantikan oleh additional player Alief Firman, penampilan Geisha di atas panggung sama sekali tidak kendur. Formasi yang digawangi Regina Poetiray sebagai vokalis, Ashari Aulia alias Nard (bass), Rahmad Ramadhan (keyboard), serta Andri Catur Permana pada additional drum tetap mampu menyuguhkan performa bertenaga dan menghibur.
Bagi warga Sangatta, kehadiran Geisha dalam perhelatan PRKE 2026 merupakan sebuah hiburan skala nasional yang dinanti-nantikan. Suasana langsung bergemuruh manakala alunan kibor dari Rahmad mulai memecah malam, disusul vokal khas Regina Poetiray yang berkarakter kuat.
Tanpa canggung, Regina berhasil menghidupkan suasana dan mengajak penonton bernyanyi bersama menyusuri deretan lagu hits lintas masa. Sederet tembang populer seperti "Takkan Pernah Ada", "Cukup Tak Lagi", "Pergi Saja", hingga "Kering Air Mataku" sukses membakar semangat ribuan penonton yang hadir dari berbagai kalangan usia.

Atmosfer kian emosional ketika lagu-lagu bertema cinta dan patah hati masa lampau seperti "Cinta dan Benci", "Selalu Salah", dan "Karena Kamu" didendangkan. Ribuan pasang mata tampak menikmati alunan musik sambil mengayunkan tangan dan mengabadikan momen lewat gawai masing-masing. Kilatan cahaya dari layar ponsel menciptakan pemandangan indah di tengah malam perpisahan ajang pameran pembangunan tersebut.
Puncak kemeriahan malam itu terjadi tatkala bait-bait ikonis dari lagu "Cobalah Mengerti" dan "Jika Cinta Dia" dilantunkan. Harmonisasi petikan bass yang solid berpadu apik dengan ketukan drum dinamis, memberikan fondasi musikal yang matang bagi penjiwaan vokal Regina di atas panggung.

Sebagai penutup rangkaian acara, lagu legendaris "Lumpuhkan Ingatanku" dan "Kamu yang Pertama" berkumandang lantang, mengubah Alun-alun Bukit Pelangi menjadi arena karaoke massal berukuran raksasa. Penampilan energik Geisha tidak hanya sukses menutup perhelatan PRKE 2026 dengan meriah, tetapi juga membuktikan bahwa karya musik berkualitas mampu menjembatani jarak geografis dan menyatukan ribuan penonton dalam satu harmoni kebersamaan.(Fan/Fj)










