SANGATTA - Stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di suatu daerah sangat bergantung pada kokohnya kolaborasi antarinstitusi penegak hukum dan pertahanan. Komitmen kuat dalam merajut soliditas tersebut diperlihatkan secara nyata melalui kunjungan silaturahmi yang dilakukan oleh Komandan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Danbrigif TP) 32/Mangkalihat, Kolonel Inf Agussalim Tuo, ke Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Kutai Timur (Kutim), Kamis (15/10/2026).
Kedatangan Danbrigif bersama jajaran perwira disambut dengan hangat dan penuh kekeluargaan oleh Kapolres Kutai Timur, AKBP Aryansyah, beserta para pejabat utama Polres Kutim di halaman Mapolres yang terletak di kawasan Bukit Pelangi, Sangatta. Pertemuan lintas instansi ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menyamakan langkah dalam menghadapi berbagai dinamika pengamanan di wilayah Kabupaten Kutai Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Danbrigif TP 32/Mangkalihat Kolonel Inf Agussalim Tuo menegaskan bahwa sinergi yang kokoh antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) merupakan fondasi vital yang tidak bisa ditawar dalam menjaga kedamaian serta rasa aman di tengah masyarakat.

"Sinergi yang kuat antara TNI dan Polri sangat diperlukan agar kita dapat bekerja lebih efektif dalam menjaga keamanan, kedamaian, serta kenyamanan masyarakat di Kutai Timur. Semoga kerja sama yang baik ini terus terjaga dan semakin erat ke depannya," ujar Agussalim di sela-sela pertemuan.
Senada dengan hal tersebut, Kapolres Kutai Timur AKBP Aryansyah menyambut baik kunjungan pimpinan Brigif TP 32/Mangkalihat tersebut. Ia memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif silaturahmi yang dinilai mampu mempertajam koordinasi operasional maupun kultural di tingkat lapangan.
"Kerja sama yang baik antara TNI dan Polri adalah kunci utama terciptanya situasi yang kondusif di wilayah kita," ungkap Aryansyah.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa hubungan harmonis yang telah terjalin selama ini harus terus dipelihara dan ditingkatkan secara berkesinambungan. Koordinasi intensif antarlembaga dipandang sangat esensial, terutama dalam mengawal setiap agenda pembangunan daerah serta memastikan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan tanpa hambatan keamanan yang berarti.
Pertemuan strategis ini ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan. Agenda tersebut sekaligus menegaskan komitmen bulat kedua institusi untuk terus berjalan berdampingan, bahu-membahu mengawal keamanan, ketertiban, dan kenyamanan seluruh warga di Bumi Kutai Timur tercinta.(*/Fan/Fj)










