SANGATTA - Publikasi pembangunan daerah tidak cukup hanya menampilkan kegiatan dan capaian pemerintah. Informasi yang disampaikan juga perlu membantu masyarakat memahami manfaat program, mengetahui persoalan yang masih dihadapi, serta melihat arah pembangunan yang menyentuh kebutuhan mereka. Hal tersebut menjadi salah satu hal yang mengemuka dalam audiensi Kompas Media Group ke Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Para tamu ini diterima Wakil Bupati Kutai Timur Mahyunadi di ruang kerjanya, Jumat (16/10/2026).
Pertemuan tersebut merupakan inisiatif Kompas Media Group yang menawarkan peluang kolaborasi publikasi dengan pemerintah daerah. Namun, kerja sama tersebut belum disepakati dan masih berada pada tahap penjajakan.
Mahyunadi mengatakan, peluang kolaborasi itu dapat menjadi sarana untuk memperluas penyebarluasan informasi mengenai hasil pembangunan Kutai Timur kepada masyarakat. Meski demikian, bentuk kerja sama dan materi publikasi masih perlu dibahas lebih lanjut.
“Kompas TV datang menawarkan kerja sama agar bisa ikut mendukung pembangunan daerah. Salah satunya dengan menyampaikan hasil pembangunan yang sudah dilakukan pemerintah,” kata Mahyunadi.

Menurut dia, keterlibatan media diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai perkembangan daerah. Publikasi juga berpotensi memperkenalkan kondisi dan potensi Kutai Timur kepada khalayak yang lebih luas.
Dari pihak Kompas Media Group, penjajakan tersebut diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi yang memberikan manfaat bagi pemerintah daerah dan masyarakat.
“Kami berharap ke depan ada kerja sama dengan pemerintah daerah yang bisa memberikan manfaat positif bagi Kutai Timur,” ujar Lia.
Ia menjelaskan, salah satu kemungkinan materi publikasi adalah gambaran mengenai kondisi dan perkembangan Kutai Timur yang dapat menjadi bahan informasi bagi pemerintah pusat. Melalui publikasi tersebut, kebutuhan daerah diharapkan dapat diketahui lebih luas sehingga perhatian terhadap pembangunan Kutai Timur semakin meningkat.

“Kami ingin menggambarkan kondisi Kutai Timur agar pemerintah pusat bisa melihat apa yang dibutuhkan daerah. Harapannya, pembangunan di sini bisa lebih cepat,” katanya.
Dalam audiensi tersebut, Wakil Bupati Kutai Timur Mahyunadi didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kutai Timur Ronny Bonar Hamonangan Siburian serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Kabupaten Kutai Timur Iwan Adiputra.
Hingga pertemuan tersebut berlangsung, kedua pihak belum menentukan format tayangan, materi publikasi secara terperinci, maupun durasi penayangan. Seluruh aspek tersebut masih akan dibahas dalam pertemuan lanjutan.
Bagi masyarakat, manfaat kerja sama ini nantinya akan ditentukan oleh isi dan arah publikasi yang dihasilkan. Informasi pembangunan idealnya tidak hanya menonjolkan capaian pemerintah, tetapi juga menjelaskan dampak program terhadap pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, peluang ekonomi, serta kebutuhan warga di berbagai wilayah Kutai Timur.

Dengan demikian, penjajakan kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyebarluasan informasi, tetapi juga membantu masyarakat memahami perkembangan daerah dan mengetahui berbagai persoalan yang masih memerlukan perhatian. Tahap selanjutnya adalah merumuskan bentuk kerja sama yang mampu menghadirkan informasi yang relevan, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat. (Yus/Fj)










