Harapan ASN dan Masyarakat di HUT ke-27 Kutim, Pemerataan Pembangunan

WhatsApp Image 2026 10 12 at 14.00.55hh

Masyarakat dan ASN saat ikut menyaksikan Upacara Hari Jadi ke-27 Kutim. Foto: Lintang/ Pro Kutim

SANGATTA - Peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menjadi momentum bagi aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat untuk menyampaikan harapan terhadap pembangunan daerah. Di tengah rasa syukur atas perjalanan dan kemajuan yang telah dicapai, pemerataan infrastruktur hingga keberlanjutan program pendidikan menjadi perhatian yang mengemuka.

Harapan tersebut datang dari dua sudut pandang. Bagi masyarakat di wilayah kecamatan, pembangunan infrastruktur dasar masih menjadi kebutuhan penting. Sementara bagi keluarga, keberlanjutan program yang mendukung pendidikan dan pemenuhan gizi anak menjadi bagian dari harapan terhadap masa depan Kutim.

Ahyar Asdin, Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Kasi Trantibum) Kecamatan Muara Bengkal menyampaikan ucapan selamat atas Hari Jadi ke-27 Kutim. Ia berharap daerah ini terus berkembang, semakin produktif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

WhatsApp Image 2026 10 12 at 14.00.54

Namun, ia juga menitipkan harapan agar pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata, terutama oleh masyarakat yang tinggal di wilayah pedalaman.

“Harapan kami dari pedalaman ini, tolong ada pemerataan pembangunan, khususnya infrastruktur dasar bagi masyarakat kita,” ujarnya.

Ia secara khusus menyebut Kecamatan Muara Bengkal, Muara Ancalong, Batu Ampar, Busang, dan Long Mesangat sebagai wilayah yang menurutnya masih membutuhkan perhatian terhadap fasilitas dan kebutuhan dasar masyarakat.

Menurutnya, kemajuan Kutim diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat di seluruh wilayah, termasuk mereka yang tinggal jauh dari pusat perkotaan.

Di sisi lain, harapan terhadap pembangunan juga disampaikan dari masyarakat . Mama Afif dan Mama Zain wali murid SDN 002 Sangatta Utara berharap Kutim semakin sukses dan sejahtera serta mampu menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.

Ia turut menyampaikan apresiasi terhadap program pendidikan yang telah dirasakan keluarganya, khususnya pemberian seragam sekolah gratis. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga mendapat tanggapan positif darinya, terutama terkait makanan yang diterima anak-anak di sekolah.

WhatsApp Image 2026 10 12 at 14.00.54ffff

“Alhamdulillah untuk sekolah di Kutai Timur ini sudah bagus. Kita mendapat seragam sekolah gratis”, ujar Mama Afif.

Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa program pemerintah dapat dirasakan secara langsung dalam kehidupan keluarga. Bagi orang tua, dukungan terhadap kebutuhan sekolah dan pemenuhan gizi anak menjadi bagian penting dalam menunjang pendidikan.

Memasuki usia ke-27, harapan ASN dan masyarakat tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah tidak hanya berkaitan dengan capaian yang telah diraih, tetapi juga tentang bagaimana manfaatnya dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Pemerataan infrastruktur di pedalaman dan keberlanjutan program yang mendukung kebutuhan keluarga menjadi bagian dari aspirasi yang mengemuka, seiring harapan agar Kutai Timur terus tumbuh menjadi daerah yang berdaya saing.(Mif/Fan/Fj)

120
Mif
Memuat tombol bagikan...
Memuat komentar...