Di Pekan Raya Kutim Expo, Disdikbud Tampilkan Inovasi dan Prestasi

c75667a5 5253 4fdd 84c7 3b3a41ec5a37

Stan Disdikbud Kutim di Pekan Raya Kutim Expo 2026. Foto: Nasruddin/Pro Kutim

SANGATTA - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) turut memeriahkan ajang pameran pembangunan yang digelar di arena Pekan Raya Kutim Expo, Lapangan Alun-alun Helipad Bukit Pelangi. Kehadiran stan ini menjadi salah satu daya tarik utama bagi para pengunjung yang ingin melihat dari dekat perkembangan dunia pendidikan dan pelestarian kebudayaan di Kutim.

Saat ditemui di stan Disdikbud Kutim pada Selasa (13/10/2026), Kepala Bidang Pembinaan dan Ketenagaan Disdikbud Kutim, Abbas Husaini, menjelaskan secara detail mengenai gagasan dan tujuan utama penyusunan stan pameran tersebut kepada para awak media.

Ia mengungkapkan bahwa stan tersebut dirancang khusus dengan menggabungkan dua pilar utama yang menjadi kewenangan dinas, yaitu bidang pendidikan dan kebudayaan. Penggabungan kedua unsur ini bertujuan untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai program kerja serta capaian yang telah diraih.

357d7312 6f20 4a0c b2f9 fecbaab88662

"Ini adalah konsep pendidikan dan kebudayaan," ujarnya.

Lebih lanjut, Abbas menerangkan bagaimana unsur pendidikan disajikan secara interaktif kepada publik. Pihaknya sengaja menghadirkan ruang literasi dan menonjolkan capaian para peserta didik dari berbagai tingkatan sekolah di Kutim.

"Pada sisi pendidikannya, kita tampilkan perpustakaan, kita tampilkan prestasi-prestasi di sekolah, plus ada kuis-kuis pertanyaan bagi siswa-siswa," kata Abbas merincikan fasilitas dan kegiatan yang ada di stannya.

Tak hanya aspek akademik dan literasi formal, sisi kebudayaan daerah juga mendapatkan ruang khusus dalam pameran ini. Beragam kekayaan tradisi lokal dipamerkan guna menanamkan rasa bangga dan kepedulian masyarakat terhadap warisan budaya daerah.

Di samping itu, pendidikan nonformal dan pemberdayaan masyarakat juga turut mendapat perhatian melalui keterlibatan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Langkah ini diambil untuk menunjukkan bahwa layanan pendidikan di Kutim mencakup seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

"Kemudian pendidikan juga ada namanya SKB dan PKBM, mereka menampilkan produk-produk dari siswa-siswi SKB dan PKBM yang pernah dididik dan diciptakan," tambahnya.

3cb39449 5fe5 4b54 bed2 929b0d14beed

Mengenai target sasaran dari keikutsertaan Disdikbud dalam ajang Pekan Raya Kutim expo ini, Abbas menegaskan pentingnya kehadiran para orang tua serta para peserta didik untuk datang dan melihat langsung sajian informasi yang disediakan.

Melalui stan pameran ini, Disdikbud Kutim berupaya memberikan edukasi komprehensif mengenai berbagai jenjang pendidikan yang berada di bawah naungan pemerintah daerah, mulai dari tingkat usia dini hingga pendidikan nonformal. Seluruh orang tua dan masyarakat diharapkan dapat meluangkan waktu berkunjung dan meramaikan stan Disdikbud Kutim di arena Pekan Raya Kutim Expo demi mendapatkan wawasan yang lebih luas mengenai dunia pendidikan dan kebudayaan daerah.(Nas/Fan/Fj)

1000
Nas
Memuat tombol bagikan...
Memuat komentar...