Brigjen TNI Andi Gunawan Wafat, Kutai Timur Kenang Pengabdiannya di Sangatta

9b0afe3d 9062 4a55 b10e ff3f90a6f89e

Teks foto: Brigjen TNI Andi Gunawan, mantan Dandim 0909/Sangatta, meninggal dunia di Jakarta pada Sabtu, 17 Oktober 2026. (Instagram Kemenhan RI)

SANGATTA - Sebelum mengemban tugas di Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Andi Gunawan pernah menapaki bagian perjalanan militernya di Sangatta. Pada 2013-2014, ia memimpin Kodim 0909/Sangatta, satuan yang kini bernama Kodim 0909/Kutai Timur. Riwayat penugasan itu menjadi pertalian antara almarhum dan daerah yang pernah menjadi tempatnya mengabdi.

Andi Gunawan meninggal dunia di Rumah Sakit Brawijaya, Jakarta Selatan, Sabtu, 17 Oktober 2026, pada usia 53 tahun. Kepergiannya membawa kabar duka bagi keluarga, lingkungan TNI, Kementerian Pertahanan, serta Kutai Timur.

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dan masyarakat, menyampaikan dukacita mendalam atas wafatnya almarhum. Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat, Ardiansyah juga menyampaikan terima kasih atas dedikasi serta pengabdian Andi Gunawan selama bertugas di Kutai Timur.

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala kesalahannya, serta memberikan ketabahan dan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan," kata Bupati Kutim.

Penghormatan tersebut mengiringi kepergian seorang perwira yang menjalani beragam penugasan, dari satuan tempur, komando kewilayahan, penerangan, hingga manajemen pertahanan. Sangatta menjadi salah satu tempat dalam rentang pengabdian itu, sebelum Andi melanjutkan tanggung jawab di lingkungan komando daerah militer dan lembaga pertahanan.

Kabar wafatnya Andi Gunawan juga disampaikan Kementerian Pertahanan melalui akun Instagram resminya pada Minggu, 18 Oktober 2026.

“Menteri Pertahanan Republik Indonesia beserta keluarga besar Kementerian Pertahanan menyampaikan dukacita yang mendalam atas wafatnya Brigjen TNI Andi Gunawan, Kapuspimjemenhan BPSDM Han Kemhan,” tulis Kemhan.

Dalam keterangannya, kementerian mengenang dedikasi almarhum dalam mengembangkan kepemimpinan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia pertahanan. Pengabdian tersebut menjadi bagian dari kiprahnya setelah menjalani berbagai jabatan di lingkungan TNI Angkatan Darat.

Andi Gunawan lahir pada 10 September 1973. Lulusan Akademi Militer 1995 itu merupakan perwira infanteri yang menyandang gelar Sarjana Ilmu Politik. Pendidikan militernya mencakup pendidikan lanjutan perwira, Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat, pendidikan Komando, serta pendidikan lintas udara.

Sebelum memimpin Kodim 0909/Sangatta, ia menjabat Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 330/Tri Dharma Kostrad pada 2012-2013. Dari satuan tersebut, perjalanan dinasnya berlanjut ke Kutai Timur sebagai komandan kodim pada 2013-2014. Penugasannya di Kalimantan Timur kemudian berlanjut melalui jabatan Kepala Penerangan Kodam VI/Mulawarman pada 2015-2016. Setelah itu, ia dipercaya menjadi Asisten Operasi Kepala Staf Kodam VI/Mulawarman pada 2016-2017.

Rangkaian tanggung jawab tersebut mempertemukannya dengan bidang tugas yang beragam. Kepemimpinan satuan, urusan kewilayahan, komunikasi kelembagaan, dan operasi menjadi bagian dari pengalaman yang dibawanya dalam penugasan berikutnya.

Selepas bertugas di lingkungan Kodam VI/Mulawarman, Andi melanjutkan dinas di Kodam Jaya. Ia pernah menjabat Wakil Komandan Resimen Induk Kodam Jaya serta mengemban sejumlah tugas staf ahli yang berkaitan dengan sistem pertahanan negara.

Pada Februari 2025, ia mendapat penugasan sebagai Perwira Staf Ahli Tingkat II Bidang Hukum, HAM, dan Narkoba pada jajaran Staf Ahli Panglima TNI. Kariernya kemudian berlanjut ke BPSDM Pertahanan Kementerian Pertahanan. Sejak 8 Juni 2026, ia tercatat mengemban jabatan Kapuspimjemenhan. Andi merupakan putra Jenderal TNI Purnawirawan Edi Sudrajat, mantan Panglima ABRI sekaligus mantan Menteri Pertahanan dan Keamanan, serta Kapten Penerbang Purnawirawan Lulu Lugiyati. Ia juga merupakan adik almarhum Brigjen TNI Iman Budiman, lulusan Akademi Militer 1993 yang meninggal dunia pada 2022.

Di Kutai Timur, ucapan duka pemerintah daerah dan masyarakat berpaut pada riwayat pengabdian almarhum di Sangatta. Terima kasih disampaikan kepada perwira yang pernah memimpin satuan kewilayahan di daerah ini, mengiringi doa bagi almarhum dan keluarga yang ditinggalkan. (*/Fj)

6410
Fj
Memuat tombol bagikan...
Memuat komentar...