Dua Emas Qicca untuk Kutai Timur

WhatsApp Image 2026 10 12 at 10.28.59

SANGATTA - Dua nomor pertandingan mengantarkan Kharis Tessa Valery Sofia ke podium tertinggi National Climbing Series 3 sekaligus Bupati Kutai Timur Cup V 2026. Atlet yang akrab disapa Qicca itu meraih emas Boulder U15 Putri, kemudian melengkapi pencapaiannya dengan kemenangan pada Speed World Record (WR) U15 Putri di Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur, Minggu (11/10/2026).

Bagi atlet klub EBCC Kutai Timur tersebut, keberhasilan pada dua nomor menjadi catatan penting dalam kejuaraan ini. Boulder dan speed menuntut kecakapan berbeda. Pada boulder, pemanjat mengandalkan teknik dan kemampuan membaca serta memecahkan rute. Pada speed, kecepatan harus berpadu dengan ketepatan gerakan untuk mencapai garis finis dalam waktu sesingkat mungkin.

Qicca berhasil menuntaskan kedua tantangan itu dengan medali emas. Setelah menjuarai Boulder U15 Putri, ia kembali menjalani persaingan pada nomor Speed WR U15 Putri. Perjalanannya menuju gelar kedua dapat ditelusuri melalui catatan waktu sejak babak 1/8 final hingga pertandingan penentuan juara.

Atlet bernomor punggung 005 tersebut membukukan waktu 9,84 detik pada babak 1/8 final. Memasuki perempat final, ia mempertajam catatannya menjadi 8,12 detik. Waktunya kembali membaik pada semifinal, yakni 7,67 detik. Dari tiga babak tersebut, Qicca terus memangkas waktu tempuhnya sembari melangkah menuju final.

Catatan 7,67 detik pada semifinal menjadi waktu tercepat Qicca di antara empat babak yang tercantum dalam hasil pertandingan. Namun, perebutan emas masih harus dituntaskan melalui pertemuan terakhir dengan Evania Callysta Putri, atlet Adikarta Sport Climbing dari Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pada final, Qicca mencapai garis finis dalam 8,54 detik. Evania menyelesaikan pemanjatan dengan waktu 8,87 detik. Selisih 0,33 detik memastikan atlet tuan rumah tersebut menjadi juara Speed WR U15 Putri.

WhatsApp Image 2026 10 12 at 10.29.05
WhatsApp Image 2026 10 12 at 10.29.05

Meski waktu finalnya lebih lambat daripada catatan semifinal, Qicca tetap unggul atas lawannya pada pertandingan yang menentukan peraih emas. Kemenangan itu melengkapi hasil nomor boulder dan membawa atlet EBCC Kutai Timur tersebut mengakhiri persaingan pada kedua nomor dengan dua medali emas.

Podium Speed WR U15 Putri juga menghadirkan atlet Kutai Timur lainnya. Eisyah Kania Irawan dari BNCC Kutai Timur meraih medali perunggu setelah mencatatkan waktu 9,13 detik dalam pertandingan perebutan tempat ketiga. Sementara itu, Carissa Audrina Irfan dari ECC Surabaya menempati posisi berikutnya.

Hasil tersebut menempatkan dua atlet dari klub Kutai Timur di jajaran peraih medali Speed WR U15 Putri. Qicca berada di podium tertinggi, sedangkan Eisyah memperoleh perunggu. Kehadiran keduanya memperlihatkan kemampuan atlet muda daerah untuk bersaing dengan peserta dari wilayah lain.

Bagi pembinaan panjat tebing di Kutai Timur, pencapaian ini menjadi bekal untuk pengembangan atlet berikutnya. Kejuaraan menyediakan kesempatan bagi pemanjat muda untuk menguji keterampilan dalam pertandingan, sekaligus memberi bahan bagi klub dan pelatih untuk mengukur hasil pembinaan.

Prestasi Qicca juga menghadirkan contoh pencapaian atlet muda setempat bagi masyarakat Kutai Timur. Dua emasnya menunjukkan bahwa kesempatan bertanding pada tingkat nasional dapat menjadi ruang bagi kemampuan atlet daerah untuk terukur dan memperoleh pengakuan melalui hasil pertandingan.

National Climbing Series 3 sekaligus Bupati Kutai Timur Cup V 2026 menjadi gelanggang bagi para peserta untuk mempertemukan hasil latihan dari daerah masing-masing. Di tengah persaingan itu, Qicca membukukan dua kemenangan, sementara Eisyah menambah perolehan medali atlet tuan rumah melalui nomor speed. (Nas/Fj)

kopi 14
Memuat tombol bagikan...