Beranda Pertanian Kembangkan Budidaya Tomat, Poktan Sumber Urip Simbol Regenerasi Pertanian Kutim

Kembangkan Budidaya Tomat, Poktan Sumber Urip Simbol Regenerasi Pertanian Kutim

135 views
0

Bupati Ardiansyah Sulaiman menyerahkan sertifikat pelatihan petani kepada Reddi Amartani, petani muda dari Poktan Sumber Urip. Foto: Miftah/Nami Pro Kutim

TELUK PANDAN – Keberhasilan Kelompok Tani Sumber Urip di Desa Kandolo, Kecamatan Teluk Pandan, dalam mengembangkan hortikultura, khususnya budidaya tomat, tidak hanya menghadirkan hasil panen yang menjanjikan, tetapi juga melahirkan semangat baru di kalangan generasi muda. Salah satunya adalah Reddi Amartani, petani muda yang menjadi bagian dari kelompok tersebut.

Dalam kegiatan pembinaan petani hortikultura dan panen tomat yang dihadiri Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman pada Rabu (21/1/2026), Reddi turut menerima sertifikat pelatihan petani langsung dari orang nomor satu di Kutim. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen dan keseriusan Reddi dalam mengembangkan sektor pertanian di daerahnya.

Reddi mengaku memilih menjadi petani karena memiliki minat yang besar serta keinginan untuk melanjutkan usaha pertanian keluarga. Ia lahir dan dibesarkan dari lingkungan petani, sehingga dunia pertanian sudah menjadi bagian dari hidupnya sejak kecil.

“Saya memang lahir dari seorang petani, dan ingin meneruskan apa yang sudah dirintis orang tua. Walaupun pekerjaannya berat, hasil yang didapatkan sepadan,” ujarnya.

Menurut Reddi, menjadi petani saat ini bukan lagi pekerjaan yang harus dipandang sebelah mata. Dengan penerapan teknologi pertanian, pendampingan pemerintah, serta pengelolaan yang baik, sektor pertanian justru memiliki peluang besar untuk memberikan penghasilan yang layak dan berkelanjutan. Ia pun mengajak generasi muda untuk tidak ragu terjun ke dunia pertanian.

“Jangan malu jadi petani. Sekarang banyak petani yang sudah berumur, dan sudah saatnya kita yang muda turun tangan dan bekerja di sektor ini,” tegasnya.

Semangat Reddi sejalan dengan harapan Bupati Ardiansyah yang sebelumnya menekankan pentingnya regenerasi petani demi menjaga ketahanan pangan dan kemandirian daerah. Kehadiran petani muda seperti Reddi dinilai menjadi energi baru bagi Poktan Sumber Urip, yang selama ini menjadi sumber kehidupan bagi para anggotanya melalui pengembangan pertanian hortikultura.

Dengan dukungan pemerintah daerah, pendampingan teknis dari dinas terkait, serta semangat generasi muda, pertanian di Desa Kandolo diharapkan terus berkembang dan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kutim dalam membangun ekonomi kerakyatan berbasis sektor pertanian.(kopi8/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini