Beranda Kutai Timur Akhir Juni, MTMA Kutim Explore Kombeng

Akhir Juni, MTMA Kutim Explore Kombeng

52 views
0

Flyer Explore Kecamatan Kombeng. Foto: MTMA Kutim

SANGATTA – Komunitas pencinta alam dan pariwisata, My Trip My Adventure (MTMA) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), bersiap menggelar agenda penjelajahan bertajuk “Explore Kombeng”. Kegiatan yang diinisiasi bersama MTMA Kecamatan Wahau ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada Sabtu dan Minggu, 27–28 Juni 2026.

Aksi penjelajahan ini bertujuan untuk mengangkat kembali potensi wisata tersembunyi yang ada di wilayah pedalaman Kutim, khususnya di Kecamatan Kombeng. Ada dua destinasi utama yang menjadi fokus eksplorasi kali ini, yaitu keindahan aliran sungai berbatu di Seleq Segum dan eksotisme magis dari Gua Kombeng.

Ketua MTMA Kutim, Soraya, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan komunitasnya untuk mempromosikan pariwisata daerah. Menurutnya, Kutim memiliki kekayaan alam luar biasa yang belum sepenuhnya terekspos oleh wisatawan luas.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Kutai Timur tidak hanya kaya akan sumber daya alamnya, tetapi juga memiliki surga-surga tersembunyi seperti Seleq Segum dan Gua Kombeng. Melalui tagar #EnjoyKutaiTimur, kami berharap kegiatan ‘Explore Kombeng’ ini bisa memicu daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara,” ujar Soraya saat memberikan keterangan secara online, Selasa (23/6/2026).

Gua Kombeng sendiri dikenal sebagai salah satu situs bersejarah dan pemandangan alam karst yang menakjubkan di Kutim, yang kerap memikat para petualang karena keunikan interior gua dan bias cahaya matahari yang menembus celah-celah batu. Sementara itu, Seleq Segum menawarkan panorama sungai alami yang menyegarkan, sangat cocok bagi pencinta wisata minat khusus (adventure tourism).

Selain melakukan dokumentasi dan promosi digital di media sosial, dalam kegiatan yang akan berlangsung akhir pekan ini, MTMA Kutim juga direncanakan akan mengampanyekan gerakan sadar wisata dan lingkungan, seperti aksi pungut sampah di sekitar lokasi wisata bersama masyarakat lokal.

Melalui sinergi antara MTMA Kutim dan MTMA Kecamatan Wahau, agenda ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar melalui sektor pariwisata berbasis komunitas (community-based tourism).(kopi5/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini