Beranda Kutai Timur Final Voli Jadi Magnet Warga di Hari Jadi Karangan Ilir

Final Voli Jadi Magnet Warga di Hari Jadi Karangan Ilir

28 views
0

Keseruan Final Bola Voli pada malam Penutupan Hari Jadi Desa Karangan Ilir. Foto: Rusli/Lintang Pro Kutim

KARANGAN – Ratusan warga memadati Lapangan Voli Desa Karangan Ilir, Kecamatan Karangan, Jumat (25/9/26) malam. Antusiasme masyarakat begitu terasa saat laga final voli putra dan putri menjadi bagian dari penutupan rangkaian Hari Jadi Desa Karangan Ilir.

Suasana pertandingan berlangsung meriah. Sorak-sorai warga mengiringi setiap permainan, sekaligus menjadi ruang berkumpul dan mempererat kebersamaan masyarakat. Penutupan tersebut dihadiri Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi, Camat Karangan Reza Pahlevi, para kepala desa se-Kecamatan Karangan, Forkopimcam, serta masyarakat.

Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga turut menikmati jalannya pertandingan. Sindi dan Riris, dua warga yang hadir bersama keluarga, mengaku senang dengan adanya kegiatan seperti ini di desa mereka. Keduanya bahkan ikut memberikan dukungan kepada salah satu tim yang bertanding.

“Senang, senang, senang,” ujar Riris saat ditanya perasaannya menyaksikan pertandingan.

Dukungan warga semakin terasa hingga pertandingan berakhir. Pada kategori putri, tim Putri SKI dari PT Telen berhasil meraih juara pertama. Salah satu pemainnya, Salsa, menjadi sorotan karena merupakan pemain termuda di dalam tim.

Salsa mengaku bangga bisa membawa timnya menjadi juara. Ia menyebut keberhasilan tersebut tidak lepas dari persiapan dan latihan yang dilakukan bersama tim.

“Bangga. Latihannya mati-matian juga,” kata Salsa.

Sementara itu, kategori putra dimenangkan tim Pengadan. Salah satu pemainnya, Datus, mengaku pertandingan final berlangsung cukup menegangkan karena kedua tim memiliki kekuatan yang berimbang. Menurutnya, keyakinan dan mental untuk terus berjuang menjadi salah satu kunci hingga timnya mampu membalikkan keadaan dan memastikan gelar juara.

“Awalnya permainan agak tegang juga karena posisinya sama-sama kuat. Tapi dalam perjalanan kami merasa, berarti kami bisa. Kami punya mental juara. Walaupun apa pun yang terjadi, kami harus berusaha,” ujarnya.

Datus juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh rekan yang telah berjuang bersama. Ia berharap kebersamaan tersebut terus terjaga dan setiap pertandingan menjadi bahan evaluasi untuk berkembang ke depannya.

“Semoga ke depannya kami tetap sehat, tetap belajar lagi apa yang menjadi kesalahan kami bersama. Apa yang menjadi kebanggaan, merupakan kebanggaan kami bersama,” katanya.

Kebanggaan juga dirasakan Ayu, kakak Salsa. Ia mengaku senang melihat perjuangan adiknya selama mengikuti pertandingan hingga akhirnya berhasil menjadi juara.

“Bangga sama adik. Semangat yang saya kasih ke dia akhirnya terbayarkan,” ungkap Ayu.

Rangkaian Hari Jadi Desa Karangan Ilir pun ditutup dalam suasana penuh kebersamaan. Pertandingan voli bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menghadirkan hiburan sekaligus mempertemukan masyarakat dalam semangat kebersamaan di tingkat desa.(kopi17/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini