Beranda Entertainment Bupati Kutim Apresiasi Kreasi Olahan Ikan, Dorong Pola Hidup Sehat Keluarga 

Bupati Kutim Apresiasi Kreasi Olahan Ikan, Dorong Pola Hidup Sehat Keluarga 

22 views
0

Bupati  Ardiansyah Sulaiman saat mencicipi hasil kreasi olahan ikan. Foto : Bella/Pro Kutim

SANGATTA – Beragam kreasi olahan ikan dari 18 Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) kecamatan mewarnai Lomba Masak Serba Ikan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) di Gedung Wanita Bukit Pelangi, Minggu (11/10/2026). Kegiatan yang digelar Dinas Perikanan bersama TP PKK Kabupaten Kutim ini mendapat apresiasi Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman karena dinilai mampu mendorong kreativitas masyarakat dalam menyajikan hidangan bergizi sekaligus membudayakan pola hidup sehat di lingkungan keluarga.

Mengusung tema “Kreasi Olahan Ikan sebagai Sumber Protein Generasi Emas”, lomba ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan konsumsi ikan, mendukung pemenuhan gizi keluarga, serta membantu pencegahan stunting sejak dini.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kutim Siti Robiah Ardiansyah, Wakil Bupati Kutim Mahyunadi, jajaran Forkopimda serta para camat dan perwakilan kepala perangkat daerah.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Perikanan Kutim, Yuliansyah, menjelaskan bahwa lomba tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Kutim sekaligus menyukseskan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).

Menurutnya, lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah ikan dan mengembangkan resep baru berbahan dasar ikan lokal. Dengan begitu, potensi perikanan daerah dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap kreativitas masyarakat dalam mengolah ikan semakin berkembang, sehingga konsumsi ikan di masyarakat meningkat dan dapat turut mendukung upaya penurunan angka stunting,” ujarnya.

Lomba tahun ini mempertandingkan tiga kategori, yakni menu keluarga, menu balita, dan kudapan. Setiap kategori menghadirkan beragam sajian yang mengedepankan kreativitas, cita rasa, serta nilai gizi sesuai kebutuhan konsumen, termasuk anak usia balita.

Ketua TP PKK Kabupaten Kutim, Siti Robiah Ardiansyah, berharap perlombaan tersebut dapat menjadi ruang belajar dan bertukar pengalaman bagi para peserta untuk terus mengembangkan olahan ikan yang menarik dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menegaskan, berbagai kreasi yang ditampilkan tidak seharusnya berhenti setelah perlombaan berakhir. Sebaliknya, inovasi tersebut perlu dikembangkan agar dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam menyajikan makanan bergizi dengan memanfaatkan bahan pangan lokal.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan inspirasi baru sekaligus menjadi ajang belajar dan bertukar pengalaman. Kreasi yang sudah dibuat jangan sampai hanya berhenti di sini, tetapi terus dikembangkan agar dapat dinikmati oleh masyarakat lokal,” ungkapnya.

Siti Robiah juga mengajak kader PKK bersama pemerintah kecamatan untuk memperkuat pembinaan kepada masyarakat, terutama dalam membangun kebiasaan mengonsumsi pangan bergizi dengan memanfaatkan potensi yang tersedia di daerah.

Sementara itu, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan Lomba Masak Serba Ikan setiap tahun. Menurutnya, beragam hidangan yang disajikan peserta membuktikan bahwa ikan dapat diolah menjadi menu yang lezat, menarik, dan tetap memperhatikan kebutuhan gizi keluarga.

“Semuanya enak dan bergizi. Kutim ini memiliki semuanya, oleh karenanya ini menjadi bagian di dalam upaya menciptakan pola hidup sehat, di antaranya dengan membiasakan makan makanan yang bergizi,” ujar Bupati.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Dinas Perikanan dan TP PKK Kabupaten Kutim atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Bupati berharap lomba ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga mendorong perubahan kebiasaan masyarakat dalam memilih dan menyajikan makanan sehat.

Di tengah kondisi Kutim yang masih menghadapi paparan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), perhatian terhadap kesehatan keluarga menjadi semakin penting. Bupati mengingatkan masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat, memenuhi kebutuhan gizi, serta membiasakan konsumsi makanan bergizi, termasuk ikan sebagai sumber protein.

Selain menjaga asupan makanan, masyarakat juga diimbau untuk mengurangi paparan asap dan memperhatikan kondisi kesehatan, terutama apabila mengalami keluhan pernapasan. Langkah tersebut penting untuk membantu menjaga kesehatan keluarga selama kualitas udara belum membaik.

Pada akhir kegiatan, panitia mengumumkan pemenang dari masing-masing kategori. Kecamatan Sangatta Selatan tampil menonjol dengan meraih juara pada dua kategori sekaligus, yakni menu keluarga dan menu balita.

Pada kategori menu keluarga, Juara I diraih Kecamatan Sangatta Selatan dengan nilai 2.535, disusul Kecamatan Batu Ampar sebagai Juara II dengan nilai 2.510 dan Kecamatan Bengalon sebagai Juara III dengan nilai 2.475.

Untuk kategori menu balita, Kecamatan Sangatta Selatan kembali meraih Juara I dengan nilai 2.595. Posisi Juara II ditempati Kecamatan Batu Ampar dengan nilai 2.580, sedangkan Juara III diraih Kecamatan Muara Ancalong dengan nilai 2.490.

Sementara itu, pada kategori kudapan, Kecamatan Batu Ampar berhasil meraih Juara I dengan nilai 2.575. Kecamatan Teluk Pandan menempati Juara II dengan nilai 2.570, diikuti Kecamatan Sangatta Selatan sebagai Juara III dengan nilai 2.545.

Berdasarkan akumulasi hasil penilaian seluruh kategori, Kecamatan Sangatta Selatan berhasil keluar sebagai Juara Umum Lomba Masak Serba Ikan Kabupaten Kutim Tahun 2026.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Kutim berharap kebiasaan mengonsumsi ikan semakin tumbuh di tengah masyarakat. Pemanfaatan ikan lokal sebagai sumber protein tidak hanya mendukung pemenuhan gizi dan tumbuh kembang anak, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan keluarga serta mendorong terwujudnya generasi Kutim yang sehat dan berkualitas.(Put/Fan/Fj) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini