Beranda Kutai Timur Pemkab Kucurkan Rp 2,5 M untuk Beasiswa 1.000 Pelajar SMA/SMK se-Kutim

Pemkab Kucurkan Rp 2,5 M untuk Beasiswa 1.000 Pelajar SMA/SMK se-Kutim

28 views
0

Kabag Kesra Setkab Kutim, Norhadi dalam Sosialisasi Beasiswa Stimulan Siswa Kutim Tahun 2026. Foto: Miftah/Pro Kutim

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menyalurkan Beasiswa Stimulan Siswa senilai Rp 2.500.000 per orang kepada 1.000 siswa jenjang SMA, SMK, MA, dan SLB se-Kutim, dengan total anggaran mencapai Rp 2,5 miliar. Program ini diperkenalkan lewat Sosialisasi Beasiswa Stimulan Siswa Kutim Tahun 2026 yang digelar Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kutim di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Kamis (20/8/2026).

Acara yang dihadiri kepala sekolah dan perwakilan sekolah se-Kabupaten Kutim itu dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Mulyono, mewakili Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.

Kepala Bagian Kesra Setkab Kutim, Norhadi, menjelaskan bahwa beasiswa periode ini dialokasikan untuk 63 sekolah terdaftar, yang terdiri dari 26 SMA, 25 SMK, 9 MA, dan 3 SLB, baik negeri maupun swasta.

“Bantuan senilai Rp 2,5 juta per siswa ini kami harapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan sekaligus memicu semangat belajar para siswa. Ini bentuk kepedulian dan dukungan moral nyata dari Pemkab Kutim agar anak-anak kita terus berkembang dan optimis menatap masa depan,” ujar Norhadi.

Mengenai skema penyaluran dan persyaratan teknis, perwakilan Disdikbud Provinsi Kalimantan Timur, Irfan Guntur, turut memaparkan mekanisme pendaftaran yang wajib dipenuhi para calon penerima. Persyaratan utamanya meliputi keabsahan status siswa yang berasal dan aktif mengenyam pendidikan di wilayah Kutim.

“Kami minta pihak sekolah aktif mendampingi para siswanya dalam proses pengusulan agar data yang masuk benar-benar valid. Untuk transparansi, daftar 63 sekolah yang terakomodasi beserta mekanismenya dapat diakses secara terbuka melalui laman ,” imbau Irfan.

Melalui sosialisasi komprehensif ini, Pemkab Kutim berharap seluruh perwakilan sekolah dapat mengawal proses pendataan dan pengusulan secara optimal, sehingga program bantuan pendidikan senilai miliaran rupiah ini bisa tersalurkan secara transparan dan tepat sasaran.(kopi8/kopi13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini