Beranda Keagamaan Pengentasan Kemiskinan, Baznas Kutim Salurkan Bantuan Lewat Lebaran Yatim

Pengentasan Kemiskinan, Baznas Kutim Salurkan Bantuan Lewat Lebaran Yatim

41 views
0

Momen penyerahan bantuan Baznas Kutim lewat Lebaran Yatim. Foto: Dewi/Pro Kutim

SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memperkuat komitmen pengentasan kemiskinan melalui kegiatan Lebaran Yatim dan Pemberdayaan Baznas yang digelar di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Kutim, Selasa (30/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penyaluran bantuan bagi anak yatim, dhuafa, serta penguatan program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kegiatan yang dihadiri langsung Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman itu turut melibatkan jajaran perangkat daerah seperri Kepala Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, Bagian Kesra, Dewan Pengawas Baznas, Ketua Baznas, Satuan Audit Internal Baznas, para camat, penerima manfaat, hingga pelaku UMKM.

Dalam kegiatan tersebut, Baznas Kutim menyampaikan sejumlah capaian sekaligus tantangan dalam menjalankan program sosial, terutama terkait pendataan masyarakat penerima manfaat agar bantuan dapat diberikan secara tepat sasaran.

Ketua Baznas Kutim Masnif Sofwan menjelaskan, Lebaran Yatim merupakan agenda rutin Baznas untuk mendistribusikan berbagai program sosial kepada anak yatim dan masyarakat dhuafa di seluruh wilayah Kutim.

Namun, proses pendataan masih menjadi kendala. Dari potensi penerima yang ada, saat ini baru 185 orang yang tercatat dalam data Baznas. Kondisi tersebut dinilai belum sepenuhnya menggambarkan jumlah masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Pendataan sangat penting agar program Baznas benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerima,” ujar Masnif.

Ia meminta dukungan pemerintah kecamatan dan Dinas Pendidikan untuk memperkuat pendataan, khususnya terhadap anak yatim dan masyarakat kurang mampu yang belum masuk dalam daftar penerima manfaat.

Selain bantuan sosial, Baznas Kutim juga menjalankan program beasiswa, pemberdayaan ekonomi produktif, serta berkontribusi dalam penanganan kemiskinan ekstrem dan stunting melalui program yang terintegrasi dengan pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa kepedulian terhadap anak yatim bukan hanya tanggung jawab individu, melainkan menjadi kewajiban sosial bersama.

Menurutnya, keberadaan Baznas menjadi bagian penting dalam membangun kepedulian masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang profesional.

“Anak yatim adalah tanggung jawab bersama. Semangat berbagi harus terus diperkuat agar masyarakat yang membutuhkan mendapatkan dukungan yang layak,” kata Bupati.

Bupati juga mengapresiasi kinerja Baznas Kutim dalam mengelola dana sosial keagamaan. Ia berharap seluruh proses pengumpulan dan penyaluran dana dapat berjalan maksimal, transparan, serta sesuai aturan yang berlaku.

Selain itu, Baznas Kutim terus mendorong optimalisasi zakat profesi, terutama dari ASN yang memenuhi ketentuan. Dana zakat tersebut menjadi salah satu sumber utama dalam mendukung berbagai program sosial Baznas.

Baznas menyebut sebagian besar penerimaan berasal dari zakat profesi ASN, baik PNS maupun PPPK. Lembaga tersebut juga memastikan keterbukaan pengelolaan dana melalui pelaporan penerimaan, penyaluran, dan daftar penerima manfaat.

Melalui kegiatan Lebaran Yatim dan Pemberdayaan Baznas ini, Pemkab Kutim berharap sinergi antara pemerintah, Baznas, dunia usaha, dan masyarakat semakin kuat dalam memperluas manfaat program sosial serta membantu masyarakat menuju kemandirian ekonomi.(kopi15/kopi13/kopi3) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini