Jalannya perayaan HUT Brigif TP 32/Mangkalihat. Foto: Miftah/Rusliansyah Pro Kutim
BENGALON – Genap satu tahun berdiri, Brigif TP 32/Mangkalihat Kodam VI/Mulawarman mempertegas komitmennya untuk terus hadir dan memberikan dampak positif nyata bagi masyarakat Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Semangat manunggal tersebut mengemuka dalam gelaran Panggung Prajurit peringatan HUT ke-1 Brigif TP 32/Mangkalihat di Lapangan Kantor Camat Bengalon, Senin (10/8/2026) malam.
Suasana peringatan berlangsung meriah dan sarat kebersamaan. Kemeriahan diawali dengan peragaan yel-yel penuh energi dari para prajurit yang membakar semangat penonton, sekaligus menjadi simbol soliditas serta kekompakan satuan.
Peringatan HUT perdana ini dipimpin langsung oleh Komandan Brigif TP 32/Mangkalihat, Kolonel Inf Agussalim Tuo. Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Kutim Mahyunadi yang mewakili Bupati Kutim, Anggota DPRD Kutim Yusri Yusuf, Camat Bengalon Muhammad Harun Al Rasyid, perwakilan BAZNAS Kutim, jajaran Forkopimcam, pimpinan perusahaan, hingga tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Danbrigif TP 32/Mangkalihat Kolonel Inf Agussalim Tuo menegaskan bahwa peringatan usia satu tahun ini bukan sekadar seremoni bertambahnya umur organisasi, melainkan ruang untuk mempererat tali silaturahmi dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Ini adalah malam kebersamaan antara prajurit dan rakyat. Sebuah momentum untuk mengenang perjalanan pengabdian, memperkuat persaudaraan, serta meneguhkan tekad bahwa keberadaan Brigif TP 32/Mangkalihat harus senantiasa memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan negara,” ujar Agussalim.
Ia menambahkan, pengabdian prajurit tidak hanya diuji di medan pertempuran, melainkan juga lewat keberanian untuk melayani masyarakat tanpa pamrih. Semangat itu selaras dengan motto satuan: “Sekali Melangkah Pantang Menyerah.”
“Sekali melangkah pantang menyerah adalah janji pengabdian. Ketika seorang prajurit melangkah menjalankan tugas, ia tidak boleh berhenti karena kesulitan. Sekali kita melangkah membantu rakyat, kita tidak boleh menyerah atas keterbatasan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kutim Mahyunadi saat menyampaikan sambutan mewakili Bupati Kutim mengapresiasi tinggi kiprah Brigif TP 32/Mangkalihat. Menurutnya, walau baru berusia satu tahun, kehadiran satuan ini telah memberikan kontribusi nyata dalam mendukung stabilitas wilayah dan percepatan pembangunan di Kutai Timur.
“Ibarat manusia, usia satu tahun itu masih bayi. Namun bagi Brigif TP 32/Mangkalihat, di usia yang sangat muda ini justru sudah banyak berbuat dan memberikan dampak nyata bagi warga Bengalon dan Kutai Timur pada umumnya,” ungkap Mahyunadi.
Pemerintah Daerah turut menyampaikan apresiasi atas inisiatif Brigif yang menggelar berbagai agenda sosial dan olahraga kemasyarakatan dalam menyambut HUT pertamanya, termasuk turnamen bola voli berhadiah pembinaan yang menyedot antusiasme warga.
Selain menekankan pentingnya sinergitas pertahanan dan keamanan, Wabup juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mendorong penyerapan program sosial. Ia meminta jajaran Camat dan Kepala Desa di wilayah Bengalon agar aktif mendata warga kurang mampu untuk diusulkan menerima bantuan dari alokasi dana BAZNAS Kutai Timur yang masih tersedia.
Mengakhiri sambutannya, Pemkab Kutim berharap keberadaan Brigif TP 32/Mangkalihat semakin memperkuat pertahanan daerah sekaligus menjadi mitra humanis bagi masyarakat.
Dari bumi Bengalon, semangat “Sekali Melangkah Pantang Menyerah” kini resmi dicanangkan sebagai pijakan untuk melangkah lebih jauh, memperkokoh stabilitas daerah, merawat kemanunggalan TNI-Rakyat, serta mengawal kemajuan Kutai Timur.(kopi8/kopi13/kopi3)






























