Beranda Kutai Timur Organisasi Bukan Sekadar Gaya-gayaan, Jaga Sinergi dan Muruah Lembaga

Organisasi Bukan Sekadar Gaya-gayaan, Jaga Sinergi dan Muruah Lembaga

2 views
0

Jalannya pelantikan DPC LPADKT Cabang Kutim dihadiri Wakil Bupati Mahyunadi.Foto: Irfan/Pro Kutim

SANGATTA – Dewan Pimpinan Cabang Laskar Pemuda Dayak Kalimantan Timur (DPC LPADKT) Cabang Kutai Timur (Kutim) resmi dilantik dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat di Ruang Akasia Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi, Jumat (2/10/2026) malam. Dalam arahannya, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LPADKT-KU, A Vendy Meru menyampaikan pesan tegas mengenai pentingnya loyalitas, kemandirian, serta kolaborasi dalam membangun organisasi kemasyarakatan yang kuat dan bermartabat.

Vendy Meru membuka sambutannya dengan mengenang perjalanan panjang ormas yang dipimpinnya, yang kini telah berusia 26 tahun. Menurutnya, dinamika suka duka dalam membangun dan membesarkan organisasi telah melewati berbagai fase sejarah. Ia menegaskan bahwa mendirikan sebuah organisasi tidak boleh hanya dijadikan sebagai simbol atau sekadar gaya-gayaan semata.

“Jujur saya katakan, bahwa LPADKT ini hampir mirip gerakan dan cepatnya seperti TNI dan Polri. Karena kami diajar untuk saling menghormati satu sama lain dan selalu berkolaborasi dengan aparat penegak hukum,” ujar Vendy Meru di hadapan ratusan kader dan tamu undangan Wakil Bupati Kutim Mahyunadi hingga Ketua DPRD Kutim Jimmi.

Ia menjelaskan, sejak dibentuknya ormas ini, yang awalnya merupakan gabungan Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, hingga kini berkembang luas, sinergi dengan instansi pertahanan dan keamanan selalu dijaga. Oleh sebab itu, posisi pimpinan di dalam ormas menuntut tanggung jawab moral yang besar. Vendy menegaskan bahwa seorang pemimpin harus bisa menjadi teladan, mengayomi anggota, serta tidak bersikap arogan.

Lebih lanjut, Vendy menyoroti aspek kemandirian finansial dan profesionalisme organisasi. Ia mengingatkan para pengurus agar tidak memiliki mental yang suka mengajukan proposal instan kepada pemerintah atau pihak swasta. Sebaliknya, kader-kader LPADKT didorong untuk belajar mandiri, berdiri di atas kaki sendiri, dan membangun kemitraan kerja yang produktif tanpa menghilangkan integritas budaya.

“Kita sarankan, boleh kita mengajukan proposal untuk bekerja. Kita harus belajar berdiri di atas kaki sendiri, dan boleh minta bantuan kepada perusahaan sebagai mitra kerja kita. Tapi perusahaan juga jangan bergaya-gaya; kalau ada masalah baru tahu dengan organisasi,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Vendy juga menekankan pentingnya menjaga muruah organisasi dan menghindari segala bentuk pelanggaran hukum. Ia memperingatkan bahwa pimpinan atau anggota yang melanggar aturan akan dikenai sanksi tegas, mulai dari pencopotan jabatan hingga pemecatan, demi menjaga nama baik lembaga.

Menutup arahannya, Vendy Meru berpesan kepada seluruh jajaran pengurus DPC LPADKT Kutim yang baru dilantik agar senantiasa merangkul masyarakat luas, memperkuat persatuan, serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan yang berkelanjutan di Bumi Etam.

Di hadapan jajaran pengurus baru, pemerintah daerah, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Antonius menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas daerah. Ia menyatakan bahwa LPADKT Kutim akan terus bersinergi erat dengan pemerintah kabupaten, TNI, dan Polri dalam mengawal keamanan serta ketertiban masyarakat.

Sebelumnya Ketua LPADKT Cabang Kutim petahana yang kembali terpilih Antonius Mering menegaskan pihaknya siap bersinergi dengan pemerintah, unsur TNI dan Polri, serta bersama-sama menjaga stabilitas keamanan yang ada di Kutim.

Antonius berkomitmen untuk membawa ormas yang dipimpinnya menjadi mitra strategis yang konstruktif bagi pembangunan daerah. Ia juga berpesan kepada seluruh anggota agar senantiasa menjunjung tinggi muruah organisasi, menghindari tindakan-tindakan arogan yang dapat merugikan masyarakat, serta menjadi teladan dalam merawat kerukunan di tengah keberagaman suku dan budaya di Bumi Etam.

Pelantikan ini menandai babak baru kepengurusan DPC LPADKT Kutim untuk periode 2026–2030, dengan harapan besar agar organisasi kepemudaan adat ini dapat terus memberikan kontribusi positif yang nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kutim.(kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini