Beranda Kutai Timur Era Digital Celah Masuk Paham Asing, Pancasila Benteng Utama Generasi Muda 

Era Digital Celah Masuk Paham Asing, Pancasila Benteng Utama Generasi Muda 

13 views
0

Bupati Kutim Ardiansayah Sulaiman diwawancarai usai upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Foto: Bagus/Pro Kutim

SANGATTA – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menekankan pentingnya penanaman ideologi Pancasila secara mendalam bagi seluruh anak bangsa, khususnya generasi muda, guna menghadapi derasnya arus keterbukaan informasi di era digital. Pesan tersebut disampaikannya usai memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Lapangan Kantor Bupati Kutim, Kamis (1/10/2026) pagi.

Meski pelaksanaan upacara diselimuti suasana gerimis dan gemuruh, jalannya peringatan bersejarah tersebut tetap berlangsung dengan penuh khidmat. Ardiansyah mengingatkan bahwa perkembangan teknologi dan dinamika kehidupan sosial saat ini menuntut benteng ideologi yang kokoh agar persatuan bangsa tetap terjaga.

“Justru semua apa yang kita lakukan sekarang ini, baik itu di era digital maupun kehidupan sosial yang begitu berkembang, tetap ideologi bangsa itu harus kita miliki dengan baik, kita laksanakan dengan baik, dan kita perhatikan dengan baik. Jangan sampai itu akan mencabik-cabik kembali kesatuan kita,” ujar Ardiansyah didampingi Wakil Bupati Mahyunadi saat diwawancarai usai upacara. 

Ia menjelaskan bahwa pesatnya digitalisasi membuat berbagai paham dan pandangan asing menjadi sangat terbuka serta mudah diakses oleh siapa saja. Namun, hal tersebut tidak boleh menggoyahkan pemahaman terhadap Pancasila sebagai ideologi utama pemersatu bangsa. 

“Karena memang di era digital ini semua serba terbuka. Ideologi-ideologi yang lain pun semua kelihatan. Tapi tetap kita harus paham, kita punya ideologi yang tepat sebagai pemersatu bangsa,” tegasnya. 

Untuk itu, Bupati mendorong agar nilai-nilai Pancasila terus diinternalisasi dalam proses pembelajaran generasi muda, mulai dari tingkat pelajar hingga seluruh elemen masyarakat. Momen Peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober hendaknya dijadikan pijakan untuk membangkitkan kembali semangat berbangsa. 

“Kepada semua generasi muda, pelajar, dan siapa pun anak-anak bangsa ini, mari kita betul-betul menghayati dan mendalami makna daripada Pancasila. Kita harapkan momen 1 Oktober ini menjadi momen yang memberikan kembali semangat kita untuk hidup secara baik dengan ideologi yang kita miliki,” tutupnya.(kopi5/kopi13/kopi3) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini