Beranda Kutai Timur Ayo Nonton Gratis, Atlet Panjat Tebing Nasional Berlaga di Sangatta

Ayo Nonton Gratis, Atlet Panjat Tebing Nasional Berlaga di Sangatta

78 views
0

teks foto: Sport Climbing Center Bukit Pelangi, Sangatta, menjadi lokasi National Climbing Series 3 sekaligus Bupati Kutai Timur Cup V 2026 pada 10–14 Oktober 2026. Sebanyak 242 atlet dari 11 provinsi dijadwalkan berlaga dalam kejuaraan yang dapat disaksikan masyarakat secara gratis.

SANGATTA – Masyarakat Kutai Timur (Kutim) berkesempatan menyaksikan langsung aksi para pemanjat tebing papan atas Indonesia tanpa dipungut biaya. Sebanyak 242 atlet dari 11 provinsi akan berlaga dalam National Climbing Series 3 sekaligus Bupati Kutai Timur Cup V 2026 yang berlangsung di Sport Climbing Center Bukit Pelangi, Sangatta, pada 10-14 Oktober 2026.

Kejuaraan selama lima hari tersebut akan menghadirkan persaingan atlet berprestasi nasional hingga peserta usia dini. Penonton dapat menyaksikan langsung adu kecepatan, ketangkasan, kekuatan, dan kecermatan para pemanjat dalam menaklukkan lintasan pertandingan.

Sejumlah nama yang dijadwalkan tampil antara lain Aditia Tri Syahria, atlet pemecah rekor speed (panjat cepat) WR Asian Games, serta Ardana Cikal Damar Wulan, peraih medali emas nomor boulder putra SEA Games 2025. Kehadiran kedua atlet tersebut menjadi salah satu daya tarik kejuaraan. Masyarakat tidak perlu bepergian ke luar daerah untuk menyaksikan penampilan atlet yang telah mengukir prestasi di gelanggang internasional.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim, Basuki Isnawan, mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan datang langsung ke arena pertandingan. Menurut dia, kehadiran penonton akan menambah semangat para atlet sekaligus memeriahkan kompetisi nasional yang digelar di Sangatta.

“Kami mengundang seluruh warga Sangatta dan Kutim pada umumnya untuk datang langsung menyaksikan ketangkasan para atlet nasional kita. Mari kita ramaikan Sport Climbing Center Bukit Pelangi dan berikan dukungan terbaik untuk seluruh peserta yang bertanding,” ujar Basuki Isnawan.

Basuki mengatakan kejuaraan ini bukan hanya menjadi panggung persaingan para atlet, melainkan juga sarana memperkenalkan olahraga panjat tebing kepada masyarakat, terutama anak-anak dan generasi muda. Melalui pertandingan tersebut, warga dapat mengenal lebih dekat cabang olahraga yang membutuhkan perpaduan kekuatan fisik, kelincahan, konsentrasi, dan penguasaan teknik. Kehadiran atlet berprestasi diharapkan turut menggugah minat anak-anak Kutim untuk menekuni panjat tebing.

Selain memberikan hiburan olahraga bagi masyarakat, penyelenggaraan kejuaraan nasional ini diharapkan membawa manfaat ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kedatangan atlet serta kontingen dari berbagai provinsi berpotensi meningkatkan aktivitas usaha masyarakat selama kegiatan berlangsung.

“Harapan kita, kegiatan ini tidak hanya sukses dalam pelaksanaan, tetapi juga mampu melahirkan prestasi, semakin memperkenalkan Kutim di tingkat nasional, serta menggerakkan perekonomian masyarakat melalui UMKM,” harapnya.

Sementara itu, Direktur Pelaksana (Event Director) National Climbing Series 3 sekaligus Bupati Kutim Cup V 2026, Fitriyadi, menyebutkan antusiasme peserta cukup tinggi. Sebanyak 242 atlet telah mendaftarkan diri melalui 44 klub dan pengurus cabang dari 11 provinsi.

“Antusiasme para peserta tahun ini luar biasa banyak. Kami mencatat total ada 242 atlet yang mendaftar, berasal dari 44 perwakilan klub dan pengcab dari 11 provinsi di Indonesia,” ungkap Fitriyadi.

Kontingen yang akan berlaga berasal dari berbagai wilayah Indonesia, termasuk Pulau Jawa, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, dan Bali. Menariknya, pertandingan juga melibatkan 40 atlet cilik kategori U11 dengan rentang usia 7-10 tahun. Kehadiran para pemanjat muda tersebut akan menambah ragam persaingan sekaligus memperlihatkan perkembangan pembinaan olahraga panjat tebing sejak usia dini.

“Perwakilan dari Pulau Jawa hadir semua untuk bersaing di sini. Selain itu, peserta juga datang dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, hingga Bali. Tidak ketinggalan, ada 40 atlet cilik kategori U11 usia 7 sampai 10 tahun yang ikut berlaga,” jelas Fitriyadi.

Penyelenggaraan kejuaraan ini juga mendapat perhatian Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI). Sekretaris Umum PP FPTI, Pristiawan Buntoro, bersama Kepala Bidang Kompetisi PP FPTI, Agung Karo Karo, hadir untuk memantau kesiapan dan penerapan standar pertandingan.

Dengan kehadiran atlet dari berbagai daerah, National Climbing Series 3 sekaligus Bupati Kutai Timur Cup V 2026 diharapkan menjadi tontonan olahraga yang menarik sekaligus memperluas pengenalan masyarakat terhadap panjat tebing. Masyarakat dapat datang bersama keluarga, teman, maupun komunitas untuk menyaksikan pertandingan secara langsung. Seluruh rangkaian kompetisi terbuka bagi penonton tanpa biaya masuk.

Selama 10-14 Oktober 2026, Sport Climbing Center Bukit Pelangi menjadi tempat bagi warga Sangatta dan sekitarnya untuk menyaksikan aksi atlet nasional dari dekat, memberikan dukungan kepada peserta, serta menikmati suasana persaingan olahraga yang jarang hadir dalam keseharian masyarakat. (kopi14/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini