Pengunjung Membludak di Pekan Raya Kutim Expo

4f8a3277 a70c 44fe 8a2e 8565a6daf431

Pengunjung memadati area stan Pekan Raya Kutim Expo 2026 di Lapangan Helipad Alun-Alun Bukit Pelangi, Sangatta Utara, Selasa (13/10/2026) malam. Warga datang untuk menikmati kuliner, menyaksikan hiburan, dan melihat informasi pembangunan daerah. (Foto: Fuji / Pro Kutim)

SANGATTA - Kuliner, hiburan, dan informasi pembangunan membawa warga memenuhi Pekan Raya Kutim Expo 2026 pada Selasa (13/10/2026) malam. Berdasarkan pantauan Pro Kutim, pengunjung membludak di area stan dalam ruangan maupun di luar ruangan di Lapangan Helipad Alun-Alun Bukit Pelangi, Sangatta Utara.

Warga datang dengan beragam tujuan. Ada yang ingin menikmati makanan bersama keluarga sambil menyaksikan pertunjukan. Ada pula yang memanfaatkan kunjungan untuk melihat informasi pembangunan daerah sekaligus mengajak keluarga berjalan-jalan. Pilihan tersebut bertemu dalam satu arena yang menghadirkan pameran pembangunan, produk usaha lokal, kuliner, dan hiburan masyarakat.

2c7f34c7 c084 4daa 87df 7f0a4bd64421

“Hanya ingin kulineran sambil menyaksikan hiburan di panggung utama,” ujar Eka yang berkunjung bersama keluarganya.

Bagi Eka, sajian kuliner dan hiburan menjadi alasan untuk datang. Kehadiran pelaku usaha makanan memberi pilihan bagi pengunjung yang ingin mengisi waktu bersama keluarga. Panggung utama melengkapi kunjungan mereka dengan pertunjukan yang menjadi bagian dari rangkaian pameran.

Tujuan berbeda disampaikan Teguh. Ia datang bersama istrinya untuk mengenal informasi pembangunan yang ditampilkan di arena, sembari menikmati kegiatan bersama keluarga.

“Melihat informasi pembangunan, sekalian ajak jalan-jalan keluarga,” kata Teguh didampingi sang istri.

7ac377f9 5e7e 4996 b901 aa46915097f2

Dua pengunjung tersebut memperlihatkan bagaimana Kutim Expo mempertemukan kebutuhan rekreasi keluarga dengan kesempatan mengenal daerah. Di tengah banyaknya warga yang datang pada malam itu, stan dalam ruangan dan area luar sama-sama menjadi tujuan kunjungan.

Pekan Raya Kutim Expo berlangsung selama tujuh hari, pada 12–18 Oktober 2026, sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Kutai Timur. Selain pameran dan kuliner, rangkaian acaranya mencakup pentas seni budaya lokal, parade band se-Kutai Timur, serta berbagai perlombaan. Agenda kebugaran turut melengkapi kegiatan, mulai dari poundfit atau latihan kebugaran menggunakan stik, zumba, yoga, hingga lari malam.

Sebanyak 231 peserta mengikuti pameran tahun ini. Peserta tersebut terdiri atas 39 stan perangkat daerah, 18 stan kecamatan, tiga stan instansi vertikal, empat stan perusahaan pertambangan, satu stan GAPKI, tiga stan perbankan, serta tiga stan organisasi dan lembaga lainnya. Adapun 160 peserta lainnya merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan ekonomi kreatif.

Bagi pelaku usaha, ramainya pengunjung membuka kesempatan untuk memperkenalkan produk langsung kepada calon pembeli. Warga dapat melihat dan memilih produk yang ditawarkan, sedangkan peserta memperoleh ruang untuk mengenalkan hasil usahanya kepada pasar yang lebih luas.

Namun, banyaknya pengunjung belum menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan kegiatan. Sebelumnya Ketua Panitia Peringatan HUT ke-27 Kutim, Trisno, menekankan pentingnya manfaat yang berlanjut setelah pameran selesai.

2c086c20 b9d6 40bc afc6 dddc07b0b985

“Keberhasilan Kutim Expo tidak hanya kita ukur dari banyaknya pengunjung, tetapi dari apa yang berlanjut setelah pameran usai, yaitu transaksi yang terus berjalan, kemitraan yang terwujud, dan pelayanan yang semakin baik,” demikian kata Trisno.

Di sisi pelayanan publik, stan perangkat daerah menampilkan capaian dan inovasi layanan dalam pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Pengunjung mendapat kesempatan untuk mengenal hasil kerja pemerintah, berinteraksi, serta menyampaikan masukan mengenai pelayanan yang mereka butuhkan.

Pameran ini mengusung semangat tema hari jadi kabupaten, “Kutai Timur Berdaya, Tumbuh Bersama”. Penguatan UMKM, pengembangan produk olahan lokal, dan pembaruan pelayanan publik menjadi bagian dari arah yang diperkenalkan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut juga mendukung pelaksanaan 50 Program Unggulan Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur, termasuk penguatan UMKM dan bantuan permodalan usaha.

Di tengah ramainya kunjungan, perhatian terhadap kondisi kabut asap tetap diperlukan. Dalam bahan kegiatan, pengunjung diimbau mengenakan masker, cukup minum air, serta memperhatikan anggota keluarga yang rentan. Panitia juga telah menyiagakan pos kesehatan di arena.

Pekan Raya Kutim Expo masih berlangsung hingga 18 Oktober. Pada Selasa malam itu, pilihan menikmati kuliner dan hiburan seperti Eka, ataupun melihat informasi pembangunan seperti Teguh, membawa warga dan keluarga mereka memenuhi arena pameran. (Fj)

20
Fj
Memuat tombol bagikan...
Memuat komentar...