Kenalkan Wakaroros, Andi Dara Juara Umum Putri Duta Budaya Indonesia

Kenalkan Wakaroros, Andi Dara Juara Umum Putri Duta Budaya Indonesia

Perempuan asal Kutim, Andi Dara saat menerima mahkota Juara Umum Putri Kategori Dewasa Duta Budaya Indonesia (DBI) 2026.Foto: Irfan/Pro Kutim

SURAKARTA - Andi Besse Daratakku atau akrab disapa Andi Dara, putri asal Kecamatan Bengalon Kabupaten Kutai Timur (Kutim) yang mewakili Kalimantan Timur dalam Malam Penobatan Grand Final Duta Budaya Indonesia (DBI) di Bale Pangenggar Taman Balekambang, Rabu (21/10/2026) malam berhasil menjadi Juara Umum Putri Katagori Dewasa Duta Budaya Indonesia mengalahkan wakil dari Sumatera Selatan Aliya Shaumy Mafira yang harus puas menjadi Runner Up. Sementara itu untuk Juara Umum Putra Kategori Dewasa direngkuh Ridha Alamsyah yang unggul atas wakil finalis asal Kutai Timur yaitu Aflinizar Julianur Fajar.

Hasil ini pun menjadi catatan manis dan membanggakan untuk Andi Dara yang di malam penentuan itu dia tampil totalitas menjawab pertanyaan dewan juri. Andi Dara menjawab dengan lugas terkait kain batik wakaroros yang asal usulnya hasil ukiran dari Suku Basap tersebut mampu memberikan inspirasi yang mendalam.

Kemudian perempuan yang sehari-harinya bekerja di Kantor Cabang BRI Sangatta ini turut mengenalkan Kutai Timur adalah Magic Land yang terdiri dari kekayaan sumber daya alam dengan wilayah yang menyimpan hasil bumi yang melimpah, mulai dari minyak dan gas bumi, batu bara, emas, hingga hasil perkebunan dan pertanian.

Kemudian memiliki Kawasan Karst Sangkulirang-Mangkalihat yang berfungsi sebagai tandon air raksasa bawah tanah, dan menyimpan lukisan prasejarah berusia ribuan tahun, bentang alam luas dengan wilayah hutan yang masih terjaga sekitar 68 persen dari total luas daerah serta garis pantai sepanjang 500 kilometer dan keberagaman budaya menjadi rumah bagi masyarakat dari berbagai suku bangsa di Nusantara, yang dirayakan melalui kegiatan tahunan seperti Festival Magic Land.

Ditemui usai prosesi penobatan, Andi Dara tak kuasa menyembunyikan rasa syukur dan kebahagiaannya. Ia mendedikasikan kemenangan tersebut kepada seluruh masyarakat dan jajaran Pemerintah Kabupaten Kutai Timur yang telah memberikan dukungan moral maupun material sejak tahap seleksi, masa karantina, hingga malam puncak penobatan.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dan seluruh dukungan dari masyarakat Kutai Timur yang bisa membawa saya dalam Malam Grand Final Duta Budaya Indonesia dan berhasil menjadi juara," ungkap Andi Dara dengan penuh haru.

Disinggung apa yang menjadi kunci keberhasilan Andi Dara tidak tampil grogi saat Malam Penobatan di depan dewan juri, ia menegaskan tetap percaya diri dan sudah mempersiapkan strateginya dengan matang.

"Perjalanan ini sangat panjang jauh-jauh dari Bengalon Kutai Timur hingga sampai ke Surakarta, tekad saya bulat untuk memaksimalkan performa apa yang sudah saya pelajari," tambahnya.

Andi Dara pun menutup perbincangan jika momen Duta Budaya Indonesia 2026 ini tidak hanya menjadi panggung unjuk bakat bagi generasi muda, tetapi juga momentum strategis untuk memperkenalkan kekayaan warisan budaya nusantara.

"Melalui capaian prestasi ini, potensi budaya dan pariwisata Kutai Timur kian dikenal luas di kancah nasional," tutupnya.(Fan/Fj)

10300
Fan
Memuat tombol bagikan...
Memuat komentar...