Beranda Kutai Timur Kutim Perkuat Kolaborasi Multipihak Percepat Pembangunan 

Kutim Perkuat Kolaborasi Multipihak Percepat Pembangunan 

72 views
0

Sekdakab Kutim Rizali Hadi. Foto: Bahtiar/Pro Kutim

SAMARINDA – Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Kutai Timur (Kutim) Rizali Hadi menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi multipihak dalam mendorong pembangunan Kutim yang berkelanjutan. Hal tersebut disampaikannya saat wawancara usai menghadiri Lokakarya Rencana Aksi FORMIKA dengan tema “Sinergi, Kolaborasi dan Aksi Nyata untuk Pembangunan Kutai Timur yang Berkelanjutan”, di Meeting Room Hotel Fugo, Rabu (23/9/2026).

Rizali Hadi mengatakan, pembangunan berkelanjutan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Diperlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan pemangku kepentingan lainnya, agar program pembangunan dapat berjalan secara terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, sejumlah kebutuhan dasar masyarakat masih menjadi perhatian utama, terutama berkaitan dengan infrastruktur jalan, ketersediaan listrik dan akses air bersih.

“Yang menjadi perhatian kita adalah kebutuhan dasar masyarakat, seperti infrastruktur jalan, listrik dan air bersih. Ini merupakan kebutuhan utama yang harus terus kita dorong pemenuhannya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keberadaan FORMIKA diharapkan dapat menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai kepentingan sehingga program pembangunan dapat dilaksanakan melalui kerja sama yang lebih terintegrasi.

“Peran multipihak ini penting untuk menjembatani kepentingan pemerintah dengan pihak swasta. Dengan adanya komunikasi dan kolaborasi yang baik, kita bisa mencari solusi bersama terhadap berbagai kebutuhan pembangunan,” tegasnya.

Rizali menambahkan, pemerintah daerah terbuka terhadap kontribusi pihak swasta dalam mendukung pembangunan Kutim. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya berorientasi pada program jangka pendek, tetapi juga mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat dan daerah.

Melalui lokakarya rencana aksi FORMIKA ini, berbagai masukan dan gagasan dari para pemangku kepentingan diharapkan dapat dirumuskan menjadi langkah nyata. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan Kutim yang inklusif, berkelanjutan, serta mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat.

“Harapannya, dari kegiatan ini ada aksi nyata yang bisa kita lakukan bersama, sehingga pembangunan Kutim ke depan semakin terarah dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tutupnya.(kopi7/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini