Beranda Kutai Timur Melihat Kobaran Api, Bupati Kutim Lakukan Hal Tak Terduga

Melihat Kobaran Api, Bupati Kutim Lakukan Hal Tak Terduga

7 views
0

Suasana pemadam Karhutla di Jalan Poros Bengalon-Sangatta secara spontan oleh Bupati dan rombongan. Foto. Bagus Pro Kutim

SANGATTA — Perjalanan pulang rombongan Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman usai menunaikan tugas pelayanan kesehatan gratis di Karangan mendadak berubah menjadi aksi tanggap darurat, Sabtu (3/10/2026) sore.

Di tengah kepulan asap pekat yang menyelimuti Jalan Poros Simpang Perdau-Sangatta Km 32 tak jauh dari persimpangan Muara Bengalon, kobaran api tampak melahap semak dan pepohonan kering di pinggir jalan. Asap tebal tak hanya mengancam ekosistem sekitar, tetapi juga mulai mengganggu jarak pandang para pengguna jalan yang melintas.

Melihat bahaya yang mengintai, Bupati Kutim Ardiansyah tidak tinggal diam. Sekitar pukul 15.45 Wita, kendaraan dinasnya mendadak berhenti. Tanpa ragu, Bupati bersama rombongan turun dan masyarakat sekitar ke pinggir jalan, menerjang hawa panas dan asap pedih demi menjinakkan si jago merah.

Tanpa peralatan khusus di tangan, naluri kemanusiaan dan kepemimpinan berbicara. Bupati dan rombongannya memanfaatkan apa saja yang ada di sekitar lokasi meraih dahan dan dedaunan muda, lalu memukulkannya secara bertubi-tubi ke titik-titik api kecil. Selama 30 menit yang melelahkan, hingga pukul 16.15 Wita, aksi manual ini terbukti efektif menahan laju kobaran api agar tak menjalar lebih jauh.

Aksi tak biasa sang kepala daerah ini menyedot perhatian para pengguna jalan. Pengendara mobil dan pemotor yang melintas perlahan di antara kepulan asap tak jarang melayangkan klakson, melambaikan tangan, hingga memekikkan kalimat penyemangat.

“Semangat, Pak Bupati! Semangat bapak-bapak!” seru beberapa warga yang melintas, memberikan dorongan moral di tengah riuk pertarungan melawan api.

Menurut informasi warga setempat, lahan kawasan tersebut sebenarnya sempat terbakar dan berhasil dipadamkan pada Kamis (1/10/2026). Namun, pada Jumat (2/10/2026), titik api kembali muncul dan terus meluas hingga Sabtu sore hingga menghanguskan perkiraan luasan lahan mencapai 1 hektare. Hingga kini, penyebab pasti munculnya titik api tersebut masih belum diketahui.

Perjuangan manual tersebut akhirnya mendapat bantuan armada besar sekitar pukul 16.45 Wita. Personel Yonif TP 879/RC dari Sangatta Selatan tiba di lokasi dengan peralatan pemadam darat, disusul kedatangan 1 unit mobil pemadam kebakaran dari Bengalon.

Bahu-membahu bersama petugas, pemadaman intensif terus dilakukan hingga seluruh titik api dan bara tersembunyi benar-benar padam tepat pada pukul 17.45 Wita. Usai memastikan arus lalu lintas aman dan ancaman api mereda, Bupati Ardiansyah Sulaiman beserta rombongan melanjutkan perjalanan kembali menuju Sangatta.(kopi5/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini