Andra saat menyampaikan pesan dan kesan di Wisuda Sarjana dan Pascasarjana ke-XIV Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Nusantara. Foto: Nasruddin dan Munirah/Pro Kutim
SANGATTA – Suasana haru mewarnai pelaksanaan Wisuda Sarjana dan Pascasarjana ke-XIV Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Nusantara Sangatta di Ruang Akasia, Gedung Serbaguna (GSG) Bukit Pelangi, Sabtu (3/10/2026). Momen emosional terjadi ketika perwakilan wisudawan Program Studi Pascasarjana STIE Nusantara, Andra Sakti Prasetyo, menyampaikan kesan dan pesan di hadapan civitas akademika, yayasan, keluarga, serta para wisudawan.
Mengenakan toga, Andra berdiri di podium untuk mewakili rekan-rekan seperjuangannya. Ia mengawali pidatonya dengan menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada pimpinan kampus serta seluruh dosen yang telah mendampingi proses pendidikan mereka. Andra mengaku merasakan berbagai emosi ketika berdiri di hadapan para hadirin pada hari kelulusan tersebut.
“Berdiri di sini, jujur saya merasa senang, sedih, sekaligus merasa bangga juga. Di balik toga kebesaran yang kami kenakan sekarang, di balik senyum lebar yang terpancar, tersimpan lembar-lembar cerita yang tidak pernah mudah untuk kita rasakan dan alami selama ini,” kata Andra.

Ia kemudian mengajak para wisudawan mengenang kembali perjalanan mereka sejak pertama kali memasuki bangku perkuliahan. Menurut dia, berbagai tantangan selama menjalani pendidikan, termasuk perkuliahan hingga malam hari, menjadi bagian penting dalam perjalanan para lulusan.
“Semua tantangan itu menjelma menjadi kenangan terindah dan batu loncatan yang menempa kita menjadi pribadi yang tangguh. Dan hari ini adalah perjuangan yang telah membuahkan hasil manis,” ujarnya.
Suasana semakin haru ketika Andra menyampaikan terima kasih kepada orang tua dan keluarga yang selama ini memberikan dukungan selama proses pendidikan. Ia mengatakan, keberhasilan yang diraih para wisudawan tidak terlepas dari doa, pengorbanan, dan dukungan keluarga.
“Terima kasih Ayah, Ibu, serta suami atau istri tercinta. Mungkin terasa begitu kecil untuk membayar setiap tetes keringat dan doa yang dipanjatkan setiap malam demi melihat kami sekarang. Maafkan kami jika sering mengecewakan kalian, dengan setulus hati, gelar ini sepenuhnya kami persembahkan untuk kalian,” tuturnya.
Andra juga menyampaikan apresiasi kepada para dosen dan tenaga pendidik STIE Nusantara yang telah memberikan ilmu dan bimbingan kepada para mahasiswa.

Kepada sesama wisudawan, Andra berpesan agar ikatan persaudaraan yang terbangun selama menempuh pendidikan tetap dijaga meskipun nantinya mereka menjalani jalan hidup dan karier yang berbeda.
Ia menyadari, kehidupan setelah menyandang gelar sarjana maupun pascasarjana akan menghadirkan tantangan dan tanggung jawab baru.
Karena itu, Andra mengajak para lulusan untuk tetap optimistis, terus belajar, serta menjaga nama baik almamater.
“Maka ketika kita melangkah keluar nanti, dangakkan kepala kita. Banggalah dengan diri kita sendiri, bawalah nama baik almamater kita, teruslah belajar, tetaplah rendah hati, dan jangan pernah takut gagal. Selamat wisuda, sukses untuk kita semua, dan sampai jumpa di puncak kesuksesan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua STIE Nusantara Sangatta, Amransyah, mengatakan sebanyak 247 mahasiswa dinyatakan lulus pada momentum wisuda tersebut.

Menurut dia, kelulusan tersebut menjadi salah satu bukti komitmen STIE Nusantara Sangatta dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Kutim.
Amransyah berpesan kepada para lulusan agar tetap rendah hati dan mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan setelah menyelesaikan pendidikan.
“Gelar yang Anda sandang hari ini adalah hasil kerja keras, dedikasi, dan pengorbanan. Tapi ingat, ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang penuh tantangan dan peluang,” tutupnya.(kopi14/kopi13/kopi3)





























