Beranda Kutai Timur Kualitas Air Baku IPA Kabo Aman, Perumdam Kutim Intensifkan Pantau Intrusi 

Kualitas Air Baku IPA Kabo Aman, Perumdam Kutim Intensifkan Pantau Intrusi 

11 views
0

Petugas Perumdam mengecek kondisi terkini air Sungai Sangatta. Foto: Humas Perumdam Kutim

SANGATTA – Manajemen Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Tuah Benua (TTB) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memastikan bahwa pasokan air baku untuk kebutuhan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kabo yang bersumber dari aliran Sungai Sangatta saat ini berada dalam kondisi aman, terkendali, serta memenuhi standar baku mutu kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Dirut Perumdam TTB Kutim, Suparjan, sebagai bentuk transparansi informasi publik menyusul hasil evaluasi dan pengawasan rutin terhadap dinamika intrusi (perembesan) air laut yang terjadi di sepanjang daerah aliran Sungai Sangatta selama periode bulan Agustus 2026.

“Serangkaian uji laboratorium secara berkala diterapkan secara ketat pada saat fase pasang air laut di beberapa titik sampel pengujian yang strategis. Standar operasional menetapkan bahwa ambang batas maksimum baku mutu untuk kandungan kadar garam atau klorida pada air baku yang aman dikelola adalah sebesar 300 bagian per sejuta (ppm),” jelas Suparjan dari siaran pers.

Berdasarkan catatan laporan pemantauan harian di lapangan, fluktuasi kadar klorida di Sungai Sangatta menunjukkan dinamika variatif sebagai berikut yaitu pada Minggu, 16 Agustus 2026 (09.00 Wita) pengujian sampel air dari Jembatan Kampung Kajang mencatat tingkat kadar garam yang sangat rendah, yakni berada di angka 0,2 ppm. Kamis, 20 Agustus 2026 (16.30 Wita) pengujian pada titik sampel yang sama di Jembatan Kampung Kajang menunjukkan adanya kenaikan ringan ke angka 59,7 ppm.

Kemudian Senin, 24 Agustus 2026 (08.00 Wita) kadar garam di Jembatan Kampung Kajang melonjak secara signifikan hingga menyentuh angka 315,6 ppm, yang mana angka ini telah melampaui batas maksimal baku mutu. Berikutnya Senin, 24 Agustus 2026 (10.15 Wita) hasil uji dari kawasan Porodisa, yang berlokasi strategis sekitar 3 kilometer di hilir intake IPA Kabo, justru mencatatkan angka yang sangat aman yakni sebesar 2,5 ppm.

Meskipun sempat mendapati lonjakan kadar klorida yang melewati ambang batas normal di Jembatan Kampung Kajang pada Senin pagi, Suparjan memastikan secara tegas bahwa intrusi air asin tersebut belum sampai mencemari area intake utama instalasi pengolahan air bersih.

“Hasil uji di daerah Porodisa yang berjarak 3 km di hilir Intake IPA Kabo menunjukkan kadar klorida sebesar 2,5 ppm. Artinya, air baku yang masuk ke instalasi pengolahan IPA Kabo dipastikan aman dan laik untuk diproses menjadi air bersih bagi seluruh pelanggan,” tegas Suparjan.

Sebagai langkah preventif lanjutan, Perumdam TTB Kutim berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan frekuensi pemantauan berkala guna mengantisipasi segala potensi pergerakan intrusi air laut, sehingga kualitas distribusi air bersih ke rumah-rumah warga tetap terjaga optimal.(*/kopi13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini