Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman saat menghadiri silaturahmi Purna Tugas Tiga Camat. Foto : Nasruddin/Pro Kutim.
SANGATTA – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, menghadiri silaturahmi purna tugas tiga camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutim. Kegiatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan di Cafe Jati, Pantai Teluk Lingga, Selasa (1/9/2026). Tiga camat yang telah memasuki masa purna tugas yakni Camat Sangatta Selatan Abbas, Camat Kaliorang Rusmono dan Camat Muara Bengkal Mansyur Adi. Ketiganya menutup masa pengabdian sebagai aparatur sipil negara (ASN) setelah menjalankan tugas di wilayah masing-masing.
Ketua Forum Camat Kutim, Hasdiah Dohi, mengatakan, masa purna tugas bukan berarti berakhirnya hubungan dan kontribusi terhadap daerah. Menurut dia, pengalaman para camat yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya tetap menjadi bagian penting bagi generasi camat yang masih aktif.
“Kami atas nama Forum Camat menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada kawan-kawan yang telah purna tugas, Pak Abbas, Pak Rusmono, dan Pak Mansyur Ady,” ujar Hasdiah.
Dia menilai dedikasi, kerja keras, dan kebersamaan yang dibangun selama bertugas telah memberikan teladan bagi para camat yang masih aktif. Hasdiah juga menyampaikan apresiasi kepada para Ketua TP-PKK Kecamatan yang turut memasuki masa purna tugas karena selama ini ikut mendampingi program pelayanan masyarakat.

“Apresiasi setinggi-tingginya juga kami haturkan kepada ibu-ibu Ketua TP-PKK Kecamatan yang turut purna tugas. Peran aktif ibu-ibu sekalian sebagai Bunda PAUD, Pembina Posyandu, hingga pengurus DWP dan TB Care telah memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan kesejahteraan keluarga di Kutai Timur,” tutur Hasdiah.
Hasdiah berharap forum silaturahmi antara camat yang masih aktif dan para camat purna tugas dapat terus dilakukan. Selain menjaga hubungan kekeluargaan, pertemuan tersebut dinilai dapat menjadi ruang berbagi pengalaman dan masukan untuk pembangunan di tingkat kecamatan.
“Meskipun purna tugas, hubungan kekeluargaan ini jangan sampai terputus. Pengalaman dan pemikiran dari para purna tugas sangat kami harapkan sebagai masukan untuk kemajuan daerah serta kepemimpinan di tingkat kecamatan ke depan,” katanya.

Sementara itu, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan, ASN terutama pejabat yang memimpin wilayah kecamatan, memiliki tanggung jawab untuk memberikan pengabdian terbaik hingga akhir masa tugas. Menurut dia, rekam jejak kerja selama bertugas merupakan warisan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
“ASN adalah abdi negara dan abdi masyarakat. Tugas pengabdian harus dijalankan dengan fokus dan penuh rasa tanggung jawab hingga titik akhir masa jabatan. Dedikasi serta rekam jejak hasil kerja nyata yang ditinggalkan selama bertugas merupakan legasi berharga dan manfaat jangka panjang bagi seluruh masyarakat,” tegas Ardiansyah.

Dalam kesempatan itu, Ardiansyah juga meminta camat yang masih aktif meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama dampak fenomena El Nino yang dapat memicu kekeringan dan meningkatkan risiko kebakaran lahan. Ia meminta koordinasi dilakukan hingga tingkat desa dan RT.
“Menghadapi potensi fenomena El Nino yang ekstrem, saya minta para camat yang aktif untuk segera menginstruksikan jajaran di tingkat desa hingga RT agar bersiaga menjaga lingkungan,” kata Ardiansyah.
Ia juga meminta masyarakat diingatkan untuk menghindari aktivitas pembakaran yang berpotensi memicu kebakaran, termasuk membakar sampah daun dan membuka lahan dengan cara dibakar. Selain itu, Ardiansyah menginstruksikan camat segera mendata warga lanjut usia (lansia) yang tidak mampu agar dapat memperoleh bantuan rutin dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

“Saya minta para camat segera menyetorkan data warga lansia yang tidak mampu di wilayahnya ke BAZNAS agar mereka menerima bantuan rutin bulanan. Sangat disayangkan data lansia tidak mampu yang masuk saat ini belum mencapai angka 100 jiwa, padahal alokasi dana bantuannya sudah siap disalurkan,” ujarnya.
Dengan adanya silaturahmi ini, diharapkan semangat pengabdian yang telah ditunjukkan para camat purna tugas dapat menjadi teladan bagi ASN yang masih aktif untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kutim.(kopi14/kopi13/kopi3)


























