BALIKPAPAN – Sebanyak 36 atlet Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) siap bersaing dalam Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) IV Kalimantan Timur 2026 di Kota Balikpapan, 3–6 November 2026. Kontingen Kutim tidak hanya membidik hasil terbaik, tetapi juga membawa misi menjaga nama baik daerah dan memperkuat solidaritas sesama insan pers.
Ketua PWI Kutai Timur, Wardi, mengatakan keikutsertaan 36 atlet tersebut menjadi bentuk keseriusan organisasi dalam mendukung pengembangan potensi wartawan, termasuk di bidang olahraga.
Menurutnya, Porwada bukan sekadar arena untuk mengejar medali. Ajang ini juga menjadi kesempatan bagi wartawan dari berbagai daerah untuk membangun kebersamaan dan mempererat hubungan di luar aktivitas jurnalistik.

"Kami berharap seluruh atlet bisa bertanding dengan maksimal. Jaga kekompakan, junjung sportivitas, dan tetap menjaga nama baik Kutai Timur," kata Wardi saat ditemui setelah pembukaan Porwada IV Kaltim 2026.
Ia menegaskan, kemenangan memang menjadi harapan setiap kontingen. Namun, semangat kebersamaan dan sikap saling menghargai harus tetap menjadi pegangan selama pertandingan berlangsung.
Wardi juga berharap seluruh atlet dapat menikmati kompetisi dengan penuh semangat, tanpa mengabaikan aturan dan etika pertandingan.
"Yang penting kita kompak. Bertanding dengan sungguh-sungguh, saling mendukung, dan menerima hasil pertandingan dengan lapang dada," ujarnya.

Porwada IV Kaltim 2026 mempertemukan ratusan atlet yang berasal dari sembilan perwakilan PWI kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur. Mereka berkompetisi dalam sejumlah cabang olahraga yang menjadi bagian dari agenda olahraga insan pers di tingkat provinsi.
Bagi PWI Kutim, keikutsertaan dalam ajang ini sekaligus menjadi ruang untuk menjaga kebugaran para wartawan. Pekerjaan jurnalistik yang menuntut mobilitas tinggi dan aktivitas lapangan membutuhkan kondisi fisik yang sehat serta stamina yang terjaga.
Selain persaingan olahraga, Porwada juga membuka kesempatan bagi wartawan untuk saling mengenal, bertukar pengalaman, dan memperluas jaringan komunikasi antardaerah.

Wardi berharap pengalaman selama Porwada dapat memberikan dampak positif bagi seluruh anggota PWI Kutim, baik dalam membangun semangat organisasi maupun meningkatkan hubungan persaudaraan dengan insan pers dari daerah lain.
"Kami ingin pulang membawa hasil yang membanggakan. Tetapi yang tidak kalah penting, semua atlet tetap sehat, kompak, dan bisa menjaga persaudaraan," tuturnya.

Dengan kekuatan 36 atlet, PWI Kutim optimistis dapat memberikan penampilan terbaik sepanjang Porwada IV Kaltim 2026.
Perjuangan di arena pertandingan diharapkan tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga memperlihatkan semangat dan kekompakan wartawan Kutai Timur. (Beh/Yus/Fj)










