SANGATTA – Pekikan semangat dari tribun mengiringi perjuangan Tim Bola Voli Putra Bapor Korpri Kabupaten Kutai Timur (Kutim) saat menghadapi Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dalam ajang Pekan Olahraga Bapor Korpri IV Kalimantan Timur (Kaltim) 2026. Namun, dukungan penonton yang terus mengalir belum mampu membendung keunggulan Kubar yang akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 3-0.Hasil ini membawa Kubar memimpin klasemen grup dengan 3 kemenangan berturut turut.
Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berlangsung dengan persaingan antarpemain di lapangan. Tim Kutim berusaha memberikan perlawanan dan mengejar ketertinggalan poin. Di sisi lain, Kubar tampil lebih solid dengan permainan yang terorganisasi sehingga mampu menjaga keunggulan sepanjang pertandingan.

Sorakan dan tepuk tangan dari para suporter menjadi penyemangat tersendiri bagi pemain Kutim. Mereka terus memberikan dukungan, berharap tim kebanggaan daerahnya mampu membalikkan keadaan. Kehadiran Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kutim, Basuki Isnawan, di antara penonton juga menambah dukungan moral bagi para atlet.
Basuki mengaku menyayangkan hasil pertandingan tersebut. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kekalahan bukan alasan bagi para pemain untuk kehilangan semangat. Dukungan terhadap kontingen Kutim tetap diberikan meskipun hasil di lapangan belum sesuai harapan.
"Saya tentu menyayangkan kekalahan ini. Tetapi, pemain harus tetap semangat. Kami tetap mendukung tim kebanggaan Kutim," ujar Basuki.

Ia juga mengingatkan para pemain agar tidak larut dalam kekecewaan. Menurutnya, setiap pertandingan merupakan pengalaman yang dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki penampilan pada kesempatan berikutnya.
"Jangan berkecil hati. Kekalahan ini harus menjadi pelajaran agar ke depan bisa bermain lebih baik. Tetap berjuang dan berikan yang terbaik untuk Kutai Timur," pesannya.
Namun, hingga pertandingan berakhir, usaha para pemain Kutim belum mampu mengubah keadaan. Kubar tetap menunjukkan konsistensi permainan dan berhasil mengamankan kemenangan tiga set tanpa balas.

Hasil tersebut tentu belum menjadi capaian yang diharapkan kontingen Bapor Korpri Kutim. Meski begitu, perjuangan para atlet yang telah bertanding tetap patut dihargai. Dalam kompetisi olahraga, kemenangan dan kekalahan merupakan bagian dari proses yang harus dihadapi setiap kontingen.
Dukungan suporter dan jajaran pemerintah daerah diharapkan terus menjadi penyemangat bagi atlet Kutim yang masih berjuang pada cabang olahraga lainnya. Evaluasi dan semangat untuk bangkit menjadi modal penting agar kontingen Bapor Korpri Kutim dapat memberikan hasil terbaik hingga seluruh rangkaian Porprov Korpri IV Kaltim 2026 berakhir. (Btr/Yus/Fj)










