Beranda Kutai Timur 102 Nyawa Hilang di Jalan Kaltim, Pelajar Kutim Tawarkan Road Urgent Box

102 Nyawa Hilang di Jalan Kaltim, Pelajar Kutim Tawarkan Road Urgent Box

2 views
0

AR Rifqi, pelajar SMA Negeri 2 Sangatta Utara, salah seorang peserta Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. (Vian/Pro Kutim)

SAMARINDA – Jalan raya di Kalimantan Timur (Kaltim) sepanjang tujuh bulan pertama 2026 menyimpan catatan yang tak ringan. Sebanyak 102 orang meninggal dunia dalam 309 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi sepanjang Januari hingga Juli 2026. Di balik deretan angka itu terdapat keluarga yang kehilangan anggota, masa depan yang terputus, serta perjalanan yang berakhir sebelum sampai ke tujuan. Data tersebut disampaikan Kanit III Kamsel Ditlantas Polda Kaltim, Iptu (Pol) Yusri, dalam kegiatan Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Tahun 2026 di Hotel Five Premiere Samarinda, Selasa, (11/8/2026).

Kecelakaan lalu lintas di Kaltim masih didominasi kendaraan roda dua. Kelompok usia produktif, yakni 15 hingga 29 tahun, juga menjadi bagian terbesar dari korban. Angka itu tidak berhenti sebagai statistik di atas kertas. Setiap tabrakan, benturan, atau kecelakaan yang berujung kematian menyisakan duka bagi keluarga dan lingkungan korban. Karena itu, keselamatan berlalu lintas tidak cukup ditopang oleh rambu, marka, kendaraan, dan aturan. Kesadaran manusia yang berada di balik kemudi tetap menjadi ihwal utama.

Dari kegelisahan semacam itulah gagasan seorang pelajar asal Kutai Timur (Kutim) muncul. AR Rifqi, pelajar SMA Negeri 2 Sangatta Utara, datang sebagai salah satu peserta Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Kaltim 2026. Ia tidak hanya membawa nama sekolah dan daerah, tetapi juga sebuah rancangan yang berangkat dari pengamatannya terhadap kondisi lalu lintas di lingkungan sekitar.

Rifqi menawarkan Road Urgent Box. Gagasan tersebut dirancang sebagai inovasi untuk membantu memantau kondisi dan kepadatan lalu lintas sekaligus perubahan cuaca. Informasi yang diperoleh kemudian dapat disampaikan kepada pengguna jalan secara real time (waktu nyata). Dengan informasi yang lebih lekas diterima, pengendara diharapkan dapat meningkatkan awareness atau kewaspadaan serta mempercepat pengambilan keputusan ketika berhadapan dengan kondisi jalan yang berpotensi membahayakan. Di tengah tingginya angka kecelakaan, gagasan itu memperlihatkan satu kemungkinan lain, teknologi tidak harus berhenti sebagai perangkat yang memudahkan aktivitas manusia. Ia dapat diarahkan menjadi sarana yang membantu seseorang memilih tindakan yang lebih selamat sebelum bahaya benar-benar terjadi.

Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Kaltim 2026 sendiri mengusung tema “Inovasi Teknologi dan Etika Transportasi sebagai Manifestasi Keselamatan Jalan di Era Digital”. Sebanyak 27 peserta dari tujuh kabupaten/kota di Kaltim mengikuti kegiatan tersebut. Kutim mengirim empat pelajar sebagai perwakilan. Mereka merupakan hasil seleksi yang dilakukan sejak awal tahun oleh bidang pengembangan dan keselamatan Dinas Perhubungan (Dishub) Kutim. Seleksi tersebut melibatkan sekolah dan guru bimbingan konseling sebelum para pelajar ditetapkan sebagai wakil Kutim.

Sekretaris Dishub Kutim, Masrianto Suriansyah, mengatakan program Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ merupakan bagian dari upaya memberikan edukasi keselamatan transportasi kepada pelajar.

“Pelajar pelopor ini bagian dari tugas pokok dan tanggung jawab Dinas Perhubungan, bagaimana kita memberikan sosialisasi di tingkat pelajar terkait dengan keselamatan,” ujar Masrianto usai pembukaan kegiatan.

Menurut dia, pemahaman tentang keselamatan transportasi perlu ditanamkan sejak usia sekolah agar tidak berhenti sebagai pengetahuan, melainkan tumbuh menjadi kebiasaan dalam keseharian.

“Keselamatan transportasi itu harus sejak usia pelajar disematkan kepada adik-adik kita,” katanya.

Program tersebut dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Para peserta memperoleh pembekalan dari Ditlantas Polda Kaltim, Dinas Perhubungan Provinsi Kaltim, dan Jasa Raharja Kaltim. Dari 27 peserta yang berasal dari tujuh kabupaten/kota itu, nantinya akan dipilih dua pelajar terbaik untuk mewakili Kaltim pada tingkat nasional.

Pengumuman pemenang dijadwalkan pada 17 September 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Perhubungan Nasional. Namun, substansi kegiatan itu jauh lebih panjang daripada urusan menentukan siapa yang menjadi pemenang. Keselamatan di jalan pada akhirnya merupakan urusan bersama. Pelajar yang memahami aturan lalu lintas dapat membawa pengetahuan tersebut ke rumah, sekolah, dan lingkungan pergaulannya.

Demikian pula teknologi. Kehadirannya akan kehilangan makna apabila tidak disertai etika. Sistem yang mampu menyajikan informasi lalu lintas dan cuaca secara cepat tetap membutuhkan manusia yang mau memperhatikan, mempertimbangkan, lalu bertindak dengan cermat. Masyarakat yang tertib, sabar, saling menghargai, dan mematuhi aturan ketika berada di jalan menunjukkan bahwa kemajuan teknologi berjalan beriringan dengan kemajuan perilaku.

Sebaliknya, menerobos lampu merah, melawan arus, berkendara dengan kecepatan berbahaya, menggunakan telepon saat mengemudi, atau mengabaikan keselamatan pengguna jalan lain menunjukkan bahwa kesadaran bersama masih perlu terus dibangun. Jalan bukan milik satu orang. Ia merupakan ruang bersama yang mempertemukan pejalan kaki, pengendara sepeda motor, pengemudi mobil, angkutan umum, hingga kendaraan lainnya. Setiap orang yang memasukinya membawa tanggung jawab untuk menjaga keselamatan dirinya sekaligus orang lain.

Karena itu, gagasan seperti Road Urgent Box menemukan relevansinya. Inovasi tersebut berangkat dari keresahan seorang pelajar terhadap persoalan yang nyata di jalan. Manfaat akhirnya pun diarahkan kepada kepentingan pengguna jalan, memperoleh informasi lebih cepat agar dapat meningkatkan kewaspadaan dan mengambil keputusan secara lebih tepat. Sebab, pada akhirnya, tujuan utama sebuah perjalanan bukan hanya tiba di tempat yang dituju. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana setiap orang dapat kembali ke rumah dalam keadaan selamat. (kopi4/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini