Beranda Kutai Timur Cerita Nikita Orline, Buah Manis Persiapan Panjang Menembus Paskibraka Kutim

Cerita Nikita Orline, Buah Manis Persiapan Panjang Menembus Paskibraka Kutim

7 views
0

Paskibraka Kutim, Nikita bersama orang tua. Foto: Bagus/Pro Kutim

SANGATTA – Perasaan haru dan bangga tak dapat disembunyikan dari wajah Nikita Orline Andhyni. Siswi kelas XI asal SMA Prima YPPSB ini resmi dikukuhkan sebagai salah satu dari 36 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Tahun 2026, pada Minggu (16/8/2026) pagi di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutim oleh Bupati Ardiansyah Sulaiman.

Di balik senyum bahagianya, remaja yang akrab disapa Nikita ini menceritakan bahwa perjalanan menuju posisi tersebut tidaklah mudah. Ia harus melewati proses seleksi yang ketat dan bersaing dengan banyak pelajar lainnya sebelum akhirnya mendapatkan kepercayaan mengemban amanah kenegaraan ini.

“Pastinya senang dan bangga banget, soalnya sudah latihan terus, mempersiapkan dari lama, dan alhamdulillahnya kepilih,” ungkap Nikita saat ditemui usai prosesi pengukuhan.

Nikita menjelaskan bahwa pendaftaran Paskibraka di sekolahnya dibuka secara transparan bagi siapa saja yang ingin mencoba dan memiliki tekad kuat.

“Pendaftarannya dibuka untuk umum. Maksudnya, semua murid bisa mendaftar dan punya kesempatan untuk jadi Paskibraka,” tambahnya.

Kerja keras tersebut tak hanya membuahkan hasil manis bagi Nikita pribadi, tetapi juga bagi SMA Prima YPPSB. Tahun ini, empat pelajar dari sekolah tersebut berhasil lolos seleksi bergengsi ini. Tiga orang ditugaskan untuk mengibarkan bendera di tingkat Kabupaten, sementara satu orang lainnya berhasil menembus tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Menghadapi tugas besar pada puncak peringatan Hari Kemerdekaan esok hari, Nikita tak henti-hentinya memanjatkan doa agar segala persiapan panjangnya tidak sia-sia.

“Semoga besok berjalan lancar, tidak ada hambatan sama sekali. Pokoknya aman dan lancar semua,” harap siswi berprestasi tersebut.

Kebanggaan mendalam tentu tidak hanya milik Nikita, tetapi juga kedua orang tuanya, Suwandi dan Ina Ariyani, yang setia mendampingi. Sang ayah, Suwandi, mengaku sangat terharu melihat putrinya mengenakan seragam kebesaran Paskibraka dan siap bertugas untuk daerah.

“Tentunya sangat bangga ya, karena dari sekian ratus anak yang ikut seleksi, anak kami terpilih menjadi salah satu dari 36 anak yang mewakili dan mengibarkan bendera di Kabupaten Kutai Timur ini,” ujar Suwandi.

Menutup perbincangan, Suwandi menaruh satu doa dan harapan khusus bagi kelancaran tugas putrinya. Mengingat formasi pasti untuk pembawa bendera biasanya baru ditentukan pada detik-detik akhir, ia sangat berharap putrinya bisa mendapatkan posisi yang krusial.

“Untuk besok semoga harapannya lancar. Yang lebih spesifik lagi, semoga Nikita terpilih sebagai pembawa bakinya, insyaallah,” pungkas sang ayah penuh harap.(kopi5/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini