Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman diwawancara usai Salat Istisqa dan Doa Bersama. Foto: Irfan/Pro Kutim
SANGATTA — Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Kutai Timur (Kutim) selama beberapa bulan terakhir mulai berdampak serius terhadap ketersediaan pasokan air dan ketahanan sektor pertanian daerah. Sejumlah wilayah dilaporkan mulai merasakan kesulitan air bersih, sementara para petani dan pengelola perkebunan dihinggapi kekhawatiran akan ancaman gagal panen akibat ketersediaan air yang kian menipis.
Menanggapi krisis iklim ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim menegaskan komitmennya untuk melakukan penanganan darurat melalui kolaborasi lintas instansi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menyatakan bahwa pemerintah daerah terus bergerak aktif di lapangan untuk memitigasi dampak kekeringan dan membantu warga yang mulai kesulitan mendapatkan air bersih.
“Pemerintah tidak hanya berdiam diri, kolaborasi lintas instansi terus digalakkan untuk membantu warga yang mulai kesulitan air bersih. Kita telah berikhtiar secara teknis di lapangan, dan hari ini kita sempurnakan dengan doa,” kata Ardiansyah usai menggelar ibadah Salat Istisqa didampingi Wakil Bupati Mahyunadi bersama jajaran Forkopimda di Lapangan Kantor Bupati Kutim, Sabtu (29/8/2026) pagi gelaran Kodim 0909/KTM dan Polres Kutim.

Dalam skema penanganan bencana kemarau ini, Pemkab Kutim bersinergi dengan Kodim 0909/KTM, Polres Kutim, serta instansi teknis terkait untuk mengoptimalkan ikhtiar lahiriah dan penyaluran bantuan bantuan air di wilayah terintegrasi.
Ardiansyah menambahkan bahwa ketika teknologi dan kemampuan manusia menemui keterbatasan dalam mengendalikan alam, pendekatan kolektif yang memadukan mitigasi fisik di lapangan dengan ikhtiar spiritual menjadi langkah paling utuh yang dapat ditempuh daerah.
“Pemerintah berharap sinergi teknis yang diiringi kepasrahan total ini mampu menjaga ketahanan warga serta menyegerakan pemulihan kondisi lingkungan di bumi Kutim,” tutupnya.(kopi5/kopi13/kopi3)


























