Beranda Kutai Timur Bupati Kutim Tunggu Multiplier Effect dari Investasi BEC 

Bupati Kutim Tunggu Multiplier Effect dari Investasi BEC 

66 views
0

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman saat diwawancarai terkait groundbreaking PT BEC. Foto: Bella/Pro Kutim

BENGALON – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyambut positif dimulainya pembangunan PT Bumi Etam Chemical (BEC) Coal to Methanol Project di Kecamatan Bengalon. Proyek strategis tersebut dinilai menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan industri sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menyampaikan apresiasi atas terealisasinya pembangunan proyek yang telah direncanakan sejak lebih dari satu dekade lalu. 

Menurutnya, kehadiran BEC menjadi bagian penting dalam pengembangan kawasan industri di Kutai Timur, khususnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK) dan Kawasan Ekonomi Khusus Batuta Chemical Industrial Park (BCIP).

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kutai Timur, kita menyampaikan apresiasi dan terima kasih terhadap Pak Wamen Yuliot Tanjung yang hari ini datang untuk groundbreaking BEC ini,” ujarnya usai kegiatan groundbreaking, Senin (31/8/2026).

Dengan dimulainya pembangunan BEC, Bupati menyebut Kutim kini memiliki dua kawasan ekonomi yang diharapkan dapat menjadi penggerak baru pertumbuhan ekonomi daerah.

Namun, ia menegaskan bahwa manfaat dari investasi tersebut tidak cukup hanya dilihat dari nilai proyek maupun pembangunan kawasan industri. Pemerintah daerah berharap kehadiran BEC dapat memberikan dampak berantai atau multiplier effect bagi masyarakat.

Dampak tersebut diharapkan dapat terlihat melalui terbukanya lapangan pekerjaan, meningkatnya aktivitas usaha masyarakat, tumbuhnya pelaku usaha lokal, hingga berkembangnya sektor-sektor ekonomi pendukung di sekitar kawasan industri.

“Kita harapkan ini nantinya akan mendongkrak lebih besar manfaat yang diberikan kepada masyarakat. Jadi multiplier effect-nya ini yang kita tunggu,” katanya.

Bupati juga mengingatkan agar groundbreaking tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi segera dilanjutkan dengan tahapan pembangunan hingga proyek dapat beroperasi sesuai rencana.

Ia berharap proses pembangunan BEC dapat berjalan konsisten dan memberikan kepastian bagi pemerintah daerah maupun masyarakat terkait realisasi investasi tersebut.

“Mudah-mudahan. Tadi saya mengamati sambutan Gubernur, jangan sampai yang dipancang hari ini berikutnya akan menjadi tiang terus sampai selamanya. Ini semoga tidak terjadi di BEC ini,” tegasnya.

Menurutnya, keberlanjutan pembangunan menjadi hal penting agar investasi yang masuk ke Kutai Timur benar-benar memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan dimulainya pembangunan BEC, Pemkab Kutim berharap proyek tersebut tidak hanya menjadi simbol masuknya investasi berskala besar, tetapi juga menjadi salah satu penggerak industrialisasi dan membuka manfaat ekonomi yang dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat Kutim.(kopi12/kopi13/kopi3) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini