Beranda Kutai Timur Mahyunadi Ingatkan 247 Lulusan STIE Nusantara Jangan Hanya Cari Kerja

Mahyunadi Ingatkan 247 Lulusan STIE Nusantara Jangan Hanya Cari Kerja

23 views
0

Prosesi wisuda STIE Nusantara Sangatta. Foto : Nasruddin/Pro Kutim

SANGATTA – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi mendorong lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Nusantara Sangatta tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan, tetapi mampu menciptakan peluang kerja dan berkontribusi terhadap perekonomian daerah. Hal itu disampaikan Mahyunadi saat menghadiri Wisuda Sarjana dan Pascasarjana ke-XIV STIE Nusantara di Ruang Akasia Gedung Serbaguna (GSG) Bukit Pelangi, Sabtu (3/10/2026).

Sebanyak 247 wisudawan dan wisudawati mengikuti prosesi wisuda yang terdiri atas lulusan program Sarjana (S1) Manajemen, S1 Akuntansi, serta Pascasarjana Magister Manajemen (S2).

Dalam sambutannya, Mahyunadi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan sekaligus mengapresiasi peran dosen dan keluarga yang mendukung proses pendidikan mereka.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutim, saya menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Semoga ilmu dan kompetensi yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk berkarya, mengabdi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Mahyunadi.

Menurut dia, wisuda bukan merupakan akhir dari proses pendidikan. Lulusan justru memasuki tahap baru untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan.

“Wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjalanan untuk mengimplementasikan ilmu di tengah masyarakat. Tantangan sesungguhnya adalah bagaimana ilmu tersebut diterjemahkan menjadi karya, inovasi, dan kontribusi nyata,” ujarnya.

Mahyunadi juga mengingatkan lulusan agar mempersiapkan diri menghadapi perubahan dunia kerja yang dipengaruhi perkembangan teknologi, digitalisasi, dan kecerdasan buatan. Dia meminta lulusan terus memperbarui pengetahuan, menguasai teknologi, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif.

“Jangan sampai pembangunan ekonomi Kutim berkembang lebih cepat daripada kesiapan sumber daya manusianya,” kata Mahyunadi.

Sementara itu, Ketua Yayasan Prima Nusantara, Hj Aji Ratna Kusuma, mengatakan wisuda tahun ini menjadi momentum penting bagi STIE Nusantara karena meluluskan angkatan pertama Program Magister Manajemen di Kutim.

“Hari ini adalah hari yang bersejarah bagi STIE Nusantara. Saudara adalah angkatan pertama program Magister Manajemen sekaligus perintis keberlanjutan program pascasarjana di Kabupaten Kutai Timur,” ujar Aji Ratna.

Dia mengatakan yayasan terus berupaya meningkatkan kualitas akademik, termasuk kualifikasi tenaga pengajar. Salah satu targetnya adalah mendorong para dosen mencapai jenjang pendidikan doktor atau S3 dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

Aji Ratna juga berpesan kepada para lulusan agar mampu menjadi penggerak ekonomi daerah. Khusus bagi 64 lulusan Magister Manajemen, dia berharap gelar yang diperoleh diikuti kemampuan berpikir strategis dan keberanian menciptakan lapangan kerja.

“Jangan hanya berpikir bagaimana mencari pekerjaan, tetapi berpikirlah bagaimana menciptakan pekerjaan dan memajukan UMKM di Kutim,” katanya.

Sebelumnya, Ketua STIE Nusantara Sangatta, Amransyah, mengatakan kelulusan 247 mahasiswa menjadi bukti komitmen perguruan tinggi tersebut dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kutim.

“Alhamdulillah tahun ini STIE Nusantara meluluskan sebanyak 247 wisudawan dan wisudawati. Keberhasilan ini merupakan bukti nyata komitmen kampus dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Kutim,” kata Amransyah.

Dia berpesan agar para lulusan tetap rendah hati dan mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan setelah menyelesaikan pendidikan.

“Gelar yang Anda sandang hari ini adalah hasil kerja keras, dedikasi, dan pengorbanan. Tapi ingat, ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang penuh tantangan dan peluang,” ujarnya.

Di tengah riuh kebahagiaan para wisudawan, momen mengharukan turut menyedot perhatian hadirin. Seorang wisudawati Program Studi Akuntansi, Mersiawati Salombe, tetap bersemangat menghadiri prosesi wisuda meski dalam kondisi sakit dan harus berada di atas ranjang dorong atau brankar.

Mersiawati tetap membulatkan tekad untuk hadir dan menerima ijazahnya. Kehadirannya menjadi gambaran semangat pantang menyerah dalam menyelesaikan pendidikan tinggi, sekaligus memberikan pesan bahwa keterbatasan kondisi tidak menyurutkan tekad untuk menuntaskan perjuangan akademik.

Dengan adanya wisuda ini, Pemkab Kutim berharap para lulusan STIE Nusantara mampu membawa ilmu dan pengalaman yang diperoleh ke tengah masyarakat, menciptakan inovasi dan lapangan kerja, serta menjadi bagian dari penggerak perekonomian dan pembangunan Kutim di masa mendatang.(kopi14/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini