Beranda Infrastruktur Jalan Permanen Simpang Perdau-Tepian Langsat yang Dibangun KPC Bisa Jadi Percontohan 

Jalan Permanen Simpang Perdau-Tepian Langsat yang Dibangun KPC Bisa Jadi Percontohan 

198 views
0

Usai diresmikan, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud meninjau Jalan Permanen Simpang Perdau-Tepian Langsat. Foto: Awal/Miftah Pro Kutim

BENGALON — Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud meninjau langsung Jalan Permanen Ruas Simpang Perdau–Tepian Langsat sepanjang 18,6 kilometer, Rabu (19/8/2026). Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi dan kualitas jalan yang dibangun oleh PT Kaltim Prima Coal (KPC).

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur didampingi Presiden Direktur PT KPC Muhammad Rudy serta Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman. Rombongan meninjau sejumlah titik di sepanjang ruas jalan yang menjadi jalur penting bagi konektivitas masyarakat dan antarwilayah.

Jalan pengganti permanen tersebut dibangun dengan metode konstruksi yang disesuaikan dengan kondisi lapangan. Dari total panjang 18,6 kilometer, perkerasan jalan sepanjang 12,85 kilometer menggunakan rigid pavement, sementara 5,35 kilometer lainnya menggunakan konstruksi cakar ayam modifikasi.

Selain itu, pembangunan juga mencakup jembatan Kangguru sepanjang 40 meter. Penerapan sejumlah metode konstruksi tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan karakteristik dan kondisi tanah di sepanjang ruas jalan, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kekuatan, keamanan, serta daya tahan jalan.

Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menilai pembangunan jalan tersebut dapat menjadi contoh bagi pelaksanaan proyek infrastruktur jalan lainnya di Kalimantan Timur, khususnya dalam penerapan konstruksi yang menyesuaikan kondisi lapangan.

Menurutnya, pendekatan tersebut penting agar pembangunan infrastruktur tidak hanya mengejar penyelesaian fisik, tetapi juga memastikan jalan dapat berfungsi dan bertahan dalam jangka panjang.

“Ini bisa menjadi percontohan untuk proyek-proyek jalan selanjutnya,” ujar Gubernur.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PT KPC yang telah membangun ruas jalan tersebut. Menurutnya, pembangunan jalan sepanjang 18,6 kilometer akan menjadi pekerjaan yang sangat berat apabila sepenuhnya mengandalkan kemampuan anggaran pemerintah daerah.

“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi. Kalau menggunakan APBD, kami tidak mampu,” katanya.

Gubernur menilai kontribusi perusahaan melalui pembangunan infrastruktur seperti ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah.

Ia berharap keberadaan jalan permanen tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas, distribusi barang dan jasa, serta mendukung aktivitas perekonomian di wilayah Kutim.

Sementara itu, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyampaikan bahwa peninjauan bersama Gubernur dan jajaran PT KPC menjadi momentum untuk memastikan jalan yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

Kehadiran jalan pengganti permanen ini diharapkan tidak hanya memperkuat konektivitas, tetapi juga memberikan kepastian akses bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari serta membuka peluang pengembangan ekonomi di kawasan yang dilalui ruas jalan tersebut.

Dengan tersedianya jalan permanen sepanjang 18,6 kilometer, pemerintah berharap infrastruktur ini dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang sekaligus menjadi bagian dari penguatan konektivitas Kutim dengan wilayah lainnya.(kopi12/kopi13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini