Beranda Kutai Timur Perkuat Jejaring Rujukan dan Mutu Layanan, Dinkes Satukan Langkah Fasyankes se-Kutim

Perkuat Jejaring Rujukan dan Mutu Layanan, Dinkes Satukan Langkah Fasyankes se-Kutim

11 views
0

Dinkes Kutim melaksanakan Rakor Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan dan Penguatan Jejaring Rujukan. Foto: Bahtiar/Pro Kutim

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus berupaya mengoptimalkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Langkah strategis ini diwujudkan lewat Rapat Koordinasi Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan dan Penguatan Jejaring Rujukan yang digelar di Ruang Damar, Gedung Serbaguna (GSG) Bukit Pelangi, Rabu (19/8/2026).

Pertemuan penting ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinkes Kutim dr Yuwana Sri Kurniawati. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pimpinan rumah sakit, puskesmas, serta klinik se-Kabupaten Kutim. Hadir pula sebagai narasumber perwakilan Dinkes Provinsi Kalimantan Timur dr Ika Gladis dan Latifah, serta Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kutim Herman Prayudi, bersama unsur organisasi profesi kesehatan.

Ketua Panitia yang juga Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kutim, Siti Fatimah, dalam laporan penjelasannya memaparkan bahwa kegiatan ini berlandaskan pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Regulasi tersebut mengamanatkan hak setiap warga negara atas pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan terjangkau.

“Dalam upaya meningkatkan akses dan mutu pelayanan, kita mengembangkan penataan sistem rujukan nasional berbasis kompetensi. Kepatuhan terhadap indikator nasional dan pelaporan insiden keselamatan pasien menjadi tolok ukur utama bagi rumah sakit, puskesmas, maupun klinik,” ujar Siti Fatimah.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Kutim dr Yuwana Sri Kurniawati menekankan pentingnya sinergi lintas fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes).

“Hal ini untuk merealisasikan visi daerah, yakni mewujudkan Kutim yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing, khususnya dalam sektor Kesehatan,” tegasnya.

Ditambahkan Yuwana juga menyoroti transformasi sistem kelas rumah sakit yang kini berbasis kompetensi dengan 24 jenis pelayanan dan standar alat kesehatan. 

Selain itu, ia mengajak seluruh pelaku fasilitas Kesehatan baik pemerintah maupun swasta untuk menyukseskan lima program prioritas kesehatan Bupati Kutim.

“Program tersebut mencakup penyediaan tenaga kesehatan, pendidikan dan peningkatan insentif, pembangunan serta perbaikan sarana kesehatan, kampanye gizi melalui gerakan minum susu dan makan buah, hingga percepatan penurunan angka stunting,” tambah Yuwana. 

Terkait penanganan stunting, ia menegaskan pentingnya dukungan kolektif dalam menyukseskan program Pelayanan Terpadu dan Serentak untuk Menuntaskan Stunting (Pentassuting) yang digagas pemerintah daerah.

Melalui koordinasi intensif bersama BPJS Kesehatan dan seluruh pemangku kepentingan ini, Dinkes Kutim berharap standar pelayanan serta mekanisme rujukan di tingkat pertama hingga lanjutan dapat berjalan semakin efektif, terintegrasi, dan berorientasi penuh pada keselamatan pasien.(kopi7/kopi13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini