Tiga Pelajar SMA Negeri 2 Sangatta Utara Torehkan Prestasi Internasional

WhatsApp Image 2026 10 28 at 11.23.03

Tiga Pelajar SMA Negeri 2 Sangatta Utara Peraih prestasi yaitu Helga Anindita (kanan), Rafi Al Habsi (tengah), Vallen Al Akbar (kiri). Foto: Miftah/Pro Kutim

SANGATTA – Momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi kebanggaan tersendiri bagi 34 putra-putri berprestasi di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Usai upacara peringatan yang berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Kutim, Rabu (28/10/2026), penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman sebagai bentuk apresiasi atas capaian dan prestasi generasi muda.

Di antara para penerima penghargaan tersebut, tiga pelajar SMA Negeri 2 Sangatta Utara berhasil mengharumkan nama daerah melalui ajang International Kangaroo Linguistic Contest (IKLC) 2025 dan 2026. Ketiganya adalah Helga Anindita yang meraih medali emas, Vallen Al Akbar dengan medali perunggu, serta Rafi Al Habsi yang memperoleh predikat Honorable Mention.

Bagi Helga Anindita, siswi kelas XI peraih medali emas, pencapaian tersebut menjadi pengalaman membanggakan yang tidak pernah disangka sebelumnya. Ia mengaku senang dapat meraih prestasi sekaligus memperoleh apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.

WhatsApp Image 2026 10 28 at 11.23.04

“Tidak menyangka bisa menang. Bangga juga bisa mendapatkan penghargaan dari Kutim,” ungkap Helga.

Kebahagiaan serupa dirasakan Rafi Al Habsi, siswa kelas X yang meraih predikat Honorable Mention. Prestasi tersebut menjadi pengalaman pertamanya meraih penghargaan dalam kompetisi yang diikutinya.

WhatsApp Image 2026 10 28 at 11.23.03 (1)

“Alhamdulillah, senang. Ini baru pertama kali, bisa menang,” ujar Rafi.

Sementara itu, Vallen Al Akbar, peraih medali perunggu, memaknai peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai momentum bagi generasi muda untuk mengambil peran aktif dalam membangun daerah. Menurutnya, pemuda tidak cukup hanya menjadi penonton, tetapi perlu mengembangkan potensi diri melalui berbagai kegiatan positif.

“Dalam momentum Sumpah Pemuda ini, kita sebagai pemuda dan pelajar harus aktif, baik dalam berorganisasi maupun meraih prestasi dengan mengikuti berbagai lomba. Jadilah pemuda Kutim yang aktif membangun daerah,” pesannya.

Helga dan Rafi juga berharap semakin banyak generasi muda di Kutai Timur yang berani mengembangkan kemampuan, mengikuti kompetisi, dan meraih prestasi di berbagai bidang. Bagi mereka, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga dapat membawa nama baik daerah.

Capaian ketiga pelajar ini menjadi gambaran bahwa semangat kepemudaan dapat diwujudkan melalui prestasi, keberanian mencoba, dan kemauan untuk terus berkembang. Momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98 pun diharapkan menjadi dorongan bagi generasi muda Kutai Timur untuk terus berkarya, berkompetisi secara positif, serta berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa.(Mif/Fan/Fj)

6220
Mif
Memuat tombol bagikan...
Memuat komentar...