Beranda Kutai Timur Kutim Sinergi, Pemuda dan Polisi Satukan Langkah Jaga Kondusivitas

Kutim Sinergi, Pemuda dan Polisi Satukan Langkah Jaga Kondusivitas

77 views
0

Suasana hangat dialog OKP dengan Polres Kutim. Foto: Dewi/Pro Kutim

SANGATTA — Pentingnya sinergitas antara pemuda, masyarakat, dan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban menjadi fokus pembahasan dalam sebuah forum diskusi yang mempertemukan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kutai Timur (Kutim) dan Polres Kutim dalam agenda buka puasa bersama (Bukber) di Resto Hotel Zenova Royale, Selasa (17/3/2026).
Diskusi tersebut menyoroti berbagai tantangan sosial, termasuk pengaruh media sosial dan dinamika global yang dapat berdampak pada kondisi daerah.

Dalam sambutannya, Ketua KNPI Kutim Avivurahman Al-Ghazali, menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian atas dedikasi mereka dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan, khususnya di wilayah timur. Ia menilai peran kepolisian selama ini sangat penting dalam menjaga stabilitas daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran kepolisian atas perjuangan dan pengabdian mereka selama ini dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Selain memberikan apresiasi, Ketua KNPI juga menyoroti pentingnya penanganan berbagai isu sosial secara komprehensif. Menurutnya, persoalan yang berkembang di masyarakat tidak cukup dilihat dari permukaan, tetapi harus dipahami secara menyeluruh agar solusi yang dihasilkan tepat sasaran.

Ia juga menekankan pengaruh media sosial yang semakin besar dalam membentuk opini publik. Menurutnya, penggunaan media sosial yang tidak disertai data dan bukti yang valid dapat memicu keresahan di masyarakat.

“Media sosial saat ini sangat berpengaruh. Informasi yang tidak didukung data dan bukti yang jelas dapat menimbulkan keresahan. Karena itu, kita semua harus lebih bijak dalam menggunakan platform digital,” katanya.

Ia berharap Kabupaten Kutim dapat terus berkembang menjadi daerah yang aman, damai, dan produktif. Ia juga mengajak kalangan pemuda untuk memperkuat sinergi dengan kepolisian dalam menjaga stabilitas daerah.

“Pemuda memiliki peran strategis. Sinergi antara pemuda dan kepolisian sangat penting untuk menciptakan Kotim yang aman dan kondusif,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto, menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab kepolisian semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Kepolisian tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergitas, kolaborasi, koordinasi, dan komunikasi yang baik dari semua pihak,” jelasnya.

Kapolres juga mengajak berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga kelompok buruh untuk turut berperan aktif dalam menjaga ketertiban di daerah.

Selain itu, ia menyoroti tantangan di era digital yang semakin kompleks. Menurutnya, apa yang terjadi di ruang digital dapat berdampak langsung pada kondisi di dunia nyata.

“Perkembangan dunia digital harus disikapi dengan bijak. Apa yang terjadi di dunia maya bisa berdampak pada situasi di dunia nyata, sehingga kita semua harus lebih berhati-hati dalam berinteraksi di platform digital,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menyinggung berbagai dinamika global yang dapat memberikan pengaruh terhadap kondisi nasional maupun daerah. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan.

“Kita harus menjaga kebhinekaan, persatuan, dan kesatuan. Dengan kebersamaan, kita bisa menjaga Kutim tetap aman, damai, dan sejahtera,” ujarnya.

Kapolres juga menegaskan bahwa institusi kepolisian terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat. Menurutnya, kritik yang bersifat konstruktif sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

“Kami membutuhkan masukan dan koreksi dari masyarakat agar bisa terus berbenah. Kepolisian saat ini terus bertransformasi menuju institusi yang prediktif, responsibilitas, transparan, dan berkeadilan,” katanya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir dalam forum tersebut serta berharap sinergitas antara kepolisian, pemuda, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik. Melalui kolaborasi yang kuat antara berbagai elemen masyarakat, diharapkan Kabupaten Kutim dapat terus menjaga stabilitas keamanan dan menciptakan lingkungan yang aman, damai, serta mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.(kopi15/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini