MTMA Kutim kibarkan Merah Putih di Goa Kombeng dan Puncak Kepayang Karangan. Foto: MTMA Kutim
KOMBENG — Semarak peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menanamkan semangat patriotisme di kalangan pemuda, komunitas pecinta alam My Trip My Adventure (MTMA) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) sukses menggelar ekspedisi pengibaran bendera Merah Putih. Pengibaran bendera kebanggaan ini dilakukan di dua lokasi alam yang eksotis, yakni Goa Kombeng dan Puncak Kepayang.
Rangkaian kegiatan ini dimulai pada etape pertama yang dilangsungkan pada tanggal 1 hingga 2 Agustus 2026 lalu di kawasan Goa Kombeng. Ekspedisi penjelajahan ini dipelopori oleh anggota MTMA Wahau dan MTMA Long Mesangat. Sebanyak 50 peserta bahu-membahu menempuh perjalanan demi mengibarkan Sang Saka Merah Putih di salah satu landmark kebanggaan warga Kutim tersebut.
Semangat kemerdekaan kemudian berlanjut pada etape kedua, yakni tanggal 7 hingga 9 Agustus 2026 di Puncak Kepayang yang berlokasi di Desa Baay, Kecamatan Karangan. Momen pengibaran di lokasi kedua ini berlangsung masif dan meriah dengan total keterlibatan mencapai 100 peserta.
Solidaritas yang kuat terlihat dari kolaborasi apik antara MTMA Karangan, MTMA Kaliorang, MTMA Sangkulirang, MTMA Bengalon, MTMA Kaubun, Karang Taruna, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Baay, hingga masyarakat setempat yang antusias bergabung. Menariknya, seluruh rangkaian kegiatan dan pesona alam Puncak Kepayang diabadikan secara khusus oleh tim visual Kelana Bercerita, guna memastikan setiap momen terekam sempurna menjadi jejak digital yang menginspirasi.

Ketua MTMA Kutim, Soraya Alvianty, mengungkapkan bahwa ekspedisi ini bukan sekadar perjalanan alam biasa, melainkan bentuk nyata apresiasi pemuda terhadap kemerdekaan bangsa.
“Tujuan utama dari pengibaran bendera di dua lokasi ini adalah untuk memupuk rasa nasionalisme. Ini adalah cara kami, para pemuda dan pegiat alam luar ruang, dalam mengisi kemerdekaan. Kami ingin menunjukkan bahwa cinta Tanah Air dan bangsa bisa diwujudkan dengan cara mensyukuri, mengeksplorasi, serta menjaga kelestarian alam Indonesia yang kita cintai,” tutur Soraya penuh semangat.
Kesuksesan ekspedisi pengibaran bendera ini tentunya tidak lepas dari sinergi lintas sektor. Kegiatan positif yang memadukan promosi pariwisata alam, Budaya dan semangat patriotisme ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa Baay, Karang Taruna Liang Kepayang, Pokdarwis Desa Baay, PT SBA, DSN Group, CV PBR, serta Karang Taruna Kabupaten Kutim.
Kolaborasi antara komunitas pemuda, masyarakat lokal, pemerintah desa, dan pihak swasta ini diharapkan dapat terus berlanjut. Tidak hanya untuk mempromosikan potensi pariwisata tersembunyi di Kutim, tetapi juga untuk merawat api semangat kebangsaan dari pelosok daerah.(kopi5/kopi13/kopi3)






























