Kadispora Kutim Basuki Isnawan saat menutup secara resmi Rantau Pulung Cup 2026. Foto: Istimewa.
RANTAU PULUNG – Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutai Timur (Kutim) Basuki Isnawan mewakili Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menutup secara resmi Rantau Pulung Cup 2026 di Desa Mukti Jaya, Kecamatan Rantau Pulung, Senin (31/8/2026).
Rantau Pulung Cup 2026 merupakan turnamen antardesa se-Kecamatan Rantau Pulung yang mempertandingkan tiga cabang olahraga, yakni sepak bola, sepak takraw, dan bola voli. Ajang tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkompetisi sekaligus mempererat hubungan antardesa.
Pada cabang bola voli putri, Tepian Makmur (SP 8) keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati Kebon Agung (SP 5), sedangkan Mukti Jaya (SP 3) berada di peringkat ketiga. Untuk bola voli putra, Rantai Makmur (SP 4) berhasil menjadi juara pertama, disusul Manunggal Jaya (SP 5) sebagai juara kedua dan Kebon Agung (SP 3) sebagai juara ketiga.
Sementara pada cabang sepak takraw, Mukti Jaya I meraih juara pertama. Tiger Squat 4 menempati posisi kedua, sedangkan Karang Taruna Rantai Makmur berada di peringkat ketiga. Adapun cabang sepak bola dimenangkan Rantai Makmur SP 4 sebagai juara pertama. Kebon Agung SP 7 menjadi juara kedua, sementara Tanjung Labu (SP 6) meraih posisi ketiga.

Pada kesempatan terawbut, Basuki menyampaikan salam hormat sekaligus salam bangga dari Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman kepada seluruh masyarakat yang telah mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Rantau Pulung Cup 2026.
Menurut Basuki, kegiatan olahraga tidak semata-mata berorientasi pada kompetisi dan prestasi. Lebih dari itu, olahraga dapat menjadi sarana membangun kebersamaan, menjaga kesehatan, sekaligus menciptakan aktivitas positif bagi generasi muda.
“Aktivitas olahraga menjadi salah satu langkah untuk mendorong generasi muda menjauhi berbagai perilaku negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja,” ujarnya.
Basuki juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen. Ia menilai seluruh tim telah menunjukkan semangat kompetisi dan menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan.

“Selamat kepada para pemenang dan seluruh peserta yang telah memberikan penampilan terbaiknya,” ucap Basuki.
Sementara itu, Camat Rantau Pulung Vita Nurhasanah mengapresiasi kerja keras panitia dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Rantau Pulung Cup 2026 hingga berjalan dengan baik.
Menurut Vita, turnamen tersebut tidak hanya menjadi wadah untuk menyalurkan minat dan bakat masyarakat di bidang olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan memperkuat kebersamaan masyarakat di Kecamatan Rantau Pulung.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang menang dan kalah, tetapi juga bagaimana kita menjaga silaturahmi, kebersamaan, dan sportivitas antarmasyarakat,” kata Vita.
Vita berharap Rantau Pulung Cup dapat kembali digelar pada tahun-tahun berikutnya dengan penyelenggaraan yang semakin baik dan meriah. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan turnamen.
“Kami berharap kegiatan ini bisa kembali dilaksanakan tahun depan. Mohon maaf apabila selama pertandingan terdapat kekurangan. Semoga ke depan pelaksanaannya bisa lebih baik lagi,” ucapnya.
Penutupan Rantau Pulung Cup 2026 menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan generasi muda dalam mengembangkan olahraga di tingkat desa. Pemerintah berharap kegiatan serupa dapat melahirkan bibit-bibit atlet sekaligus menyediakan ruang positif bagi generasi muda untuk beraktivitas, berprestasi, dan menjauhi perilaku negatif.(kopi14/kopi13)


























