Beranda Kutai Timur Tekan Inflasi Kaltim, Blitar Siap Pasok Ratusan Ton Telur

Tekan Inflasi Kaltim, Blitar Siap Pasok Ratusan Ton Telur

15 views
0

Bupati Blitar Rijanto saat memberikan sambutan usai melantik kepengurusan PPKB dan PKS bersama Pemkab Kutim. Foto: Irfan/Pro Kutim

SAMARINDA – Bupati Blitar, Rijanto, secara langsung menghadiri acara Persaudaraan Paguyuban Blitar Kaltim (PPBK) untuk mempererat silaturahmi sekaligus menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama antardaerah. Kerja sama ini melibatkan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dan perwakilan dari Penajam Paser Utara (PPU) dengan tujuan utama mengendalikan inflasi serta menjaga stabilitas harga pangan di Aula UPTD Taman Budaya Jalan Kemakmuran, Selasa (6/10/2026) malam.

Fokus utama dari kesepakatan ekonomi ini adalah mendistribusikan pasokan telur dari Blitar guna memenuhi kebutuhan protein masyarakat di Kaltim, termasuk wilayah Samarinda, Balikpapan, Kutim hingga PPU.

“Kabupaten Blitar saat ini merupakan pemasok telur ayam tertinggi di tingkat nasional dengan kapasitas produksi yang mencapai tidak kurang dari 700 ton per harinya. Langkah distribusi ini disebut sejalan dengan program ketahanan pangan dari pemerintah pusat di bawah pemerintahan Prabowo,” terang Rijanto saat memberikan sambutan.

Ditambahkan Rijanto, untuk memastikan kelancaran distribusi, jaringan pengurus Paguyuban Blitar di Kaltim juga siap dilibatkan apabila terjadi kendala pasokan di pasar daerah.
“Selain membangun kerja sama sektor peternakan, Bupati Rijanto menaruh harapan besar agar masyarakat Blitar yang berada di perantauan dapat menjaga semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan berkontribusi sebagai kekuatan ekonomi bagi pemerintah daerah di Kaltim,” tegasnya.

Momen pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk mempromosikan kekayaan pariwisata serta kuliner sejarah Blitar kepada masyarakat luas. Beberapa potensi daerah yang ditonjolkan meliputi Makam Bung Karno, Candi Penataran, serta hidangan kuliner Nasi Pecel khas Blitar yang dikenal dengan paduan rasa kencurnya.

Dalam kunjungannya, Rijanto turut membagikan kisah nostalgianya saat berkunjung ke wilayah Sangatta pada tahun 1982 silam. Ia menyoroti perkembangan pesat wilayah tersebut, yang dahulunya belum berstatus kecamatan namun kini telah bertransformasi menjadi kawasan yang sangat ramai dan maju.(kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini