SANGATTA – Kesadaran menjaga kesehatan reproduksi menjadi salah satu langkah penting bagi perempuan untuk melindungi diri dari risiko penyakit yang dapat mengancam kualitas hidup. Melalui pemeriksaan Pap smear gratis di Puskesmas Teluk Lingga Sangatta Utara pada Jumat, 23/10/2026, perempuan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendapatkan kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatan leher rahim sekaligus mendeteksi kemungkinan kelainan sejak dini.
Anisa, salah seorang peserta pemeriksaan, menilai layanan tersebut memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya perempuan yang membutuhkan akses pemeriksaan kesehatan reproduksi dengan biaya terjangkau. Menurutnya, pemeriksaan Pap smear tidak seharusnya dipandang sebagai kebutuhan tambahan, melainkan bagian dari upaya menjaga kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian secara berkelanjutan.
Ia menjelaskan, pemeriksaan tersebut penting untuk mengetahui kondisi leher rahim, terutama bagi perempuan yang pernah melakukan hubungan seksual, baik yang sudah menikah maupun belum. Dengan pemeriksaan yang tepat, potensi kelainan dapat diketahui lebih awal sehingga tindak lanjut medis dapat dilakukan sesuai kebutuhan.
“Tujuannya untuk mengecek area rahim, khususnya bagi perempuan yang pernah melakukan hubungan seksual, baik yang sudah menikah maupun belum. Kita harus memeriksakan melalui Pap smear ini untuk mengetahui apakah rahim kita sehat atau ada masalah,” kata Anisa.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan salah satu bentuk kepedulian perempuan terhadap tubuhnya sendiri. Kesadaran tersebut perlu terus dibangun agar masyarakat tidak hanya mendatangi fasilitas kesehatan ketika mengalami keluhan, tetapi juga melakukan pemeriksaan sebagai langkah pencegahan.
Ia menilai, deteksi dini menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan reproduksi. Sebab, tidak semua kelainan pada leher rahim langsung menimbulkan gejala yang mudah dikenali. Melalui pemeriksaan sesuai anjuran tenaga kesehatan, perempuan dapat memperoleh informasi lebih jelas mengenai kondisi kesehatannya.
Selain memberikan manfaat dari sisi kesehatan, program pemeriksaan Pap smear gratis juga dinilai mampu membuka akses layanan kesehatan yang lebih luas bagi masyarakat. Anisa mengungkapkan, biaya pemeriksaan yang dilakukan secara mandiri dapat menjadi salah satu pertimbangan bagi perempuan untuk menunda pemeriksaan.
Karena itu, kehadiran layanan gratis menjadi kesempatan berharga untuk mendorong lebih banyak perempuan agar tidak mengabaikan kesehatan reproduksi hanya karena keterbatasan biaya.

“Tujuannya sangat bagus, apalagi ini gratis. Biasanya kalau mengadakan secara mandiri tanpa acara seperti ini, biayanya tergolong mahal,” ujarnya.
Bagi Anisa, program tersebut bukan sekadar menyediakan layanan pemeriksaan, tetapi juga menjadi bentuk perhatian terhadap kebutuhan kesehatan perempuan. Kemudahan akses diharapkan dapat mengurangi keraguan masyarakat sekaligus menumbuhkan keberanian untuk memeriksakan diri secara sukarela.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga semakin banyak perempuan yang memperoleh kesempatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan reproduksi. Menurutnya, pelayanan yang mudah dijangkau dan tidak membebani masyarakat secara finansial dapat menjadi salah satu pendorong tumbuhnya budaya hidup sehat.
Upaya tersebut juga menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan preventif memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pemeriksaan yang dilakukan hari ini dapat menjadi langkah awal untuk mencegah risiko yang lebih besar pada masa mendatang.
Anisa turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, Bupati Kutai Timur, serta Dinas Kesehatan yang telah memfasilitasi pemeriksaan kesehatan bagi perempuan di daerah tersebut.
Ia menilai dukungan pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang dapat diakses masyarakat merupakan langkah positif untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan perempuan.
“Kami mengucapkan terima kasih, khususnya sebagai peserta, kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, Bapak Bupati Kutai Timur, serta Dinas Kesehatan yang telah mengadakan kegiatan ini bagi masyarakat Kutai Timur,” katanya.
Apresiasi tersebut mencerminkan harapan masyarakat agar program kesehatan yang menyentuh kebutuhan langsung warga dapat terus diperkuat. Kehadiran pemerintah melalui pelayanan preventif dinilai penting untuk memastikan masyarakat memiliki kesempatan yang lebih baik dalam memperoleh layanan kesehatan.(Dw/Fan/Fj)









