SANGATTA - Pelabuhan menjadi titik berangkat Naomi Sachie untuk bercerita tentang masa depan daerahnya. Melalui vlog berjudul “Saat Pelabuhan Kudungga Membuka Masa Depan Kutai Timur”, ia mengajak masyarakat mengenali potensi infrastruktur dalam mendukung keterhubungan wilayah dan kegiatan ekonomi. Karya tersebut mengantarkannya meraih juara pertama Lomba Explore Kegiatan Pemerintahan Kutim 2026.
Naomi memilih pelabuhan sebagai objek untuk memperkenalkan pembangunan Kutai Timur melalui konten video kreatif. Tema yang diangkat menghubungkan keberadaan infrastruktur dengan kepentingan masyarakat, terutama potensi perannya dalam mendukung konektivitas, aktivitas perekonomian, dan perkembangan daerah pada masa mendatang.
Melalui pilihan itu, pembangunan memperoleh ruang cerita dalam media digital. Pelabuhan menjadi pokok bahasan untuk mengajak penonton melihat hubungan antara sarana penghubung wilayah dan peluang pengembangan daerah. Titik perhatiannya terletak pada potensi manfaat infrastruktur bagi masyarakat, sebagaimana gagasan yang diusung dalam judul karya Naomi.
Bagi publik, pengenalan terhadap pembangunan merupakan bagian dari upaya memahami perkembangan daerah tempat mereka tinggal. Informasi tersebut dapat disampaikan melalui beragam bentuk, termasuk vlog yang memberi ruang bagi pembuatnya untuk mengolah tema menjadi cerita. Naomi mengambil bagian dalam upaya itu dengan mengangkat pelabuhan sebagai salah satu objek pembangunan yang layak dikenal lebih luas.
Lomba tersebut merupakan bagian dari program Explore Potensi Desa Kutim dan Explore Kegiatan Pemerintahan Kutim 2026 yang dipersembahkan Pemuda Kutim Hebat. Kegiatan ini diselenggarakan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-27 Kabupaten Kutai Timur, sekaligus menyediakan wadah berkarya bagi generasi muda.
Program Explore Kegiatan Pemerintahan Kutim 2026 dirancang untuk mendorong lahirnya karya digital yang informatif, kreatif, dan bermanfaat bagi masyarakat. Melalui format vlog, peserta diajak mengenal lebih dekat berbagai kegiatan pemerintahan, pembangunan, serta potensi daerah yang patut diketahui khalayak.
Proses tersebut mempertemukan keterampilan membuat konten dengan pengenalan terhadap daerah sendiri. Peserta memperoleh kesempatan untuk memilih pokok bahasan, mengenali potensinya, kemudian menyampaikannya melalui video. Kegiatan pemerintahan dan pembangunan menjadi bahan yang dapat mereka jelajahi untuk menghasilkan informasi bagi masyarakat.
Dalam konteks itulah, karya Naomi menjadi bagian dari keterlibatan anak muda dalam memperkenalkan Kutai Timur. Ia memilih tema yang berkaitan dengan infrastruktur dan masa depan pembangunan, lalu membawanya ke ruang digital. Prestasinya menandai keikutsertaan generasi muda dalam menyampaikan perkembangan daerah melalui karya kreatif.
Pemuda Kutim Hebat berharap kegiatan ini mendorong semakin banyak anak muda di Kutai Timur mengembangkan kemampuan membuat konten positif. Kemampuan tersebut diharapkan berjalan beriringan dengan partisipasi mereka dalam mempromosikan potensi daerah melalui media digital.
Harapan itu menempatkan perlombaan sebagai wahana atau sarana untuk memperluas keterlibatan generasi muda. Melalui karya yang dihasilkan, mereka dapat mengambil peran dalam mengenalkan kegiatan pemerintahan dan pembangunan kepada masyarakat luas. Vlog Naomi menjadi salah satu karya yang membawa semangat tersebut melalui cerita tentang pelabuhan.
Sebagai informasi bagi masyarakat, pelabuhan yang diangkat dalam vlog “Saat Pelabuhan Kudungga Membuka Masa Depan Kutai Timur” bernama Pelabuhan Kenyamukan sebagaimana tercantum dalam dokumen teknis, berdasarkan informasi Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Timur. (Fj)










