Beranda Kutai Timur Dua Minggu Digembleng, Persiapan Calon Paskibraka Kutim Capai 80 Persen 

Dua Minggu Digembleng, Persiapan Calon Paskibraka Kutim Capai 80 Persen 

10 views
0

Calon Paskibraka Kutim saat melakukan prosesi latihan di Halaman Kantor Bupati Kutim. Foto : Nasruddin/Pro Kutim

SANGATTA – Kesiapan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini telah memasuki tahap akhir menjelang upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Progres latihan yang intensif terus dimaksimalkan demi memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tanpa kendala.

Pelatih Paskibraka Kutim, Wahyu Winarko, menyebutkan bahwa tingkat kesiapan para anggota Paskibraka saat ini sudah menunjukkan angka yang sangat signifikan.

“Ya, syukur alhamdulillah, dengan keterbatasan waktu pelatihan yang kurang lebih sekitar dua minggu, proses pelatihan alhamdulillah sudah berjalan dengan baik. Untuk persentase, semua materi dan formasi sudah kita berikan, ini sudah tahap sekitar 80 persen,” ujarnya saat diwawancarai di sela-sela aktivitas latihan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Kutim, Kamis (13/8/2026).

Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa materi inti serta formasi baris-berbaris telah tuntas diberikan kepada seluruh anggota pasukan. Fokus utama tim pelatih di sisa waktu yang ada adalah melakukan pemolesan pada aspek detail dan pemantapan mental.

“Tinggal pemoles-pemolesannya saja, jangan sampai nanti gugup, kemudian gerakannya harus penuh tenaga dan lain-lain,” ungkapnya.

Wahyu menambahkan, hari ini merupakan hari terakhir masa pelatihan mandiri sebelum seluruh anggota menjalani tahapan gladi bersih secara menyeluruh. Tahapan gladi tersebut sangat krusial untuk menguji kesiapan akhir para personil di lapangan utama.

“Ini adalah hari terakhir terkait sama pelatihan itu, karena besok sudah melaksanakan gladi,” kata Wahyu.

Terkait komposisi pasukan, Wahyu membeberkan bahwa sebanyak 36 pelajar terbaik dari berbagai wilayah di Kabupaten Kutim telah terpilih setelah melalui proses seleksi yang cukup panjang dan ketat.

“Jumlah Paskibraka adik-adik sekolah ini sebanyak 36 orang, terdiri dari 18 putra dan 18 putri. Ini gabungan dari beberapa kecamatan dan memang melalui proses seleksi yang sangat ketat sebulan yang lalu,” terangnya.

Demi membentuk kedisiplinan dan kerapian formasi, proses penggemblengan dilakukan oleh tim gabungan unsur TNI dan Polri yang berkolaborasi bersama panitia daerah serta dukungan penuh tim medis.

“Alhamdulillah kita punya tim yang sangat luar biasa, baik dari pelatih rekan-rekan Kodim, Lanal, dan kami dari Polres, ada enam personel. Tim medis juga selalu mendampingi selama proses pelaksanaan pelatihan,” tutur Wahyu.

Meskipun durasi persiapan relatif singkat, yaitu hanya berkisar dua minggu sejak dimulai pada tanggal 30 Juli lalu, pihak pelatih optimistis hal tersebut tidak menjadi penghalang untuk memberikan hasil yang terbaik.

“Hanya 14 hari latihan sebenarnya itu menjadi tantangan, bukan hambatan bagi kami tim pelatih yang sudah bertahun-tahun menggelutinya. Kami berunding bagaimana caranya mendidik adik-adik ini agar sukses mengibarkan bendera nanti,” tegasnya penuh optimisme.

Terakhir, Wahyu menyampaikan harapan besar agar seluruh personil selalu diberikan kesehatan hingga hari pelaksanaan upacara di halaman Kantor Bupati Kutim. Ia juga memohon dukungan doa dari segenap lapisan masyarakat Kutim.

“Mohon doanya kepada orang tua para Paskibraka, seluruh masyarakat, dan instansi yang terlibat. Mudah-mudahan adik-adik kita ini bisa melaksanakan tugas dengan baik, tidak ada kendala, dan bisa sukses,” tutupnya.(kopi14/kopi13/kopi3) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini