Wakil Ketua Umum II KONI Kaltim Andri Dauri Husein saat memberikan arahan. Roni/Habibah Pro Kutim
SANGATTA – Semangat sportivitas dan fair play menjadi salah satu pesan penting dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Kutai Timur (Kutim) yang digelar di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Kamis (13/8/2026).
Rakerkab mengusung tema “Bersinergi, Berinovasi, Berdaya Saing untuk Kutai Timur Hebat” serta slogan “Solid Bergerak, Berprestasi untuk Kutai Timur Juara di Porprov VIII Kalimantan Timur 2026.”
Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Administrasi Umum Setkab Kutim Noviari Noor, Ketua KONI Kutim Rudi Hartono, Sekretaris Umum KONI Kalimantan Timur Abdul Muis, Wakil Ketua Umum II KONI Kaltim Andri Dauri Husein, serta Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim Misbachul Choir.
Dalam arahannya, Wakil Ketua Umum II KONI Kaltim Andri Dauri Husein menekankan pentingnya penerapan fair play bagi seluruh atlet dan pelatih yang akan bertanding dalam ajang olahraga.

Menurutnya, pencapaian prestasi tidak semata-mata diukur dari kemenangan dan perolehan medali. Sikap sportif, menghormati lawan, mematuhi aturan pertandingan serta menjaga nama baik daerah juga menjadi bagian penting dari pembinaan atlet.
Ia meminta para pelatih tidak hanya mempersiapkan atlet dari sisi teknik dan fisik, tetapi juga membangun karakter serta mental bertanding yang sehat.
“Setiap pelatih dan atlet harus memahami bahwa fair play merupakan bagian dari prestasi. Menang penting, tetapi sportivitas harus tetap dijaga,” pesannya.

Pria yang akrab disapa Dandri menilai pembinaan olahraga yang baik harus melahirkan atlet berprestasi sekaligus memiliki integritas.
“Karena itu, pelatih memiliki peran strategis dalam memberikan pemahaman kepada atlet sejak masa persiapan hingga pelaksanaan pertandingan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan atlet agar tidak mudah terpancing situasi selama pertandingan. Perbedaan keputusan wasit maupun tekanan dari pertandingan harus dihadapi dengan kepala dingin dan tetap menghormati seluruh pihak.
Pesan tersebut dinilai relevan dengan persiapan Kutim menghadapi Porprov VIII Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser. Dengan target masuk tiga besar, seluruh unsur olahraga diminta bekerja secara solid dan profesional.

Rakerkab KONI Kutim menjadi forum untuk memperkuat koordinasi antara KONI, pemerintah daerah, cabang olahraga, pelatih dan atlet. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghasilkan persiapan yang matang sekaligus menciptakan iklim kompetisi yang sehat.
Semangat “Solid Bergerak, Berprestasi” pun diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan melalui kerja keras, disiplin, sportivitas dan komitmen seluruh kontingen Kutim.
Dengan demikian, prestasi yang diraih pada Porprov Kaltim 2026 nantinya tidak hanya membawa pulang medali, tetapi juga menjadi cerminan karakter dan kualitas pembinaan olahraga Kutim.(kopi10/kopi13/kopi3)

































