Fasilitas Kawasan Olahraga Kudungga. Foto : Istimewa
SANGATTA – Kawasan Olahraga Kudungga Sangatta, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), terus dikembangkan sebagai ruang publik yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat aktivitas olahraga, tetapi juga menjadi wadah berbagai kegiatan masyarakat.
Pengelolaan kawasan tersebut dilakukan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutim melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Sarana dan Prasarana (Sarpras) Olahraga. Pemanfaatannya kini semakin luas dengan melibatkan berbagai kelompok dan komunitas masyarakat.
Kepala UPT Sarpras Olahraga Dispora Kutim, Hadri Nirwan, mengatakan pengelolaan Kawasan Olahraga Kudungga mengusung konsep yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Kami mengelolanya dengan semangat satu kawasan, beragam fasilitas untuk semua. Jadi, kawasan ini bukan hanya untuk atlet atau kegiatan olahraga, tetapi bisa dimanfaatkan masyarakat secara luas,” kata Hadri saat dikonfirmasi, Rabu (7/10/2026).
Kawasan tersebut dilengkapi sejumlah fasilitas olahraga, mulai dari Stadion Sepak Bola, GOR Serbaguna, GOR Beladiri, lapangan panahan, lintasan lari hingga ruang terbuka hijau. Berbagai fasilitas itu dapat digunakan untuk menunjang aktivitas olahraga masyarakat maupun pembinaan prestasi.
Menurut Hadri, keberadaan Kawasan Olahraga Kudungga juga dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di luar aktivitas olahraga. Salah satunya dengan tersedianya fasilitas masjid yang dapat digunakan masyarakat maupun pengunjung kawasan untuk beribadah.
Selain itu, sejumlah area terbuka di kawasan tersebut dapat dimanfaatkan untuk kegiatan perkemahan. Ruang yang tersedia juga terbuka bagi kegiatan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sehingga keberadaan kawasan olahraga diharapkan turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Kami ingin kawasan ini memberikan manfaat yang lebih luas. Tidak hanya menjadi tempat berolahraga, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk kegiatan masyarakat, UMKM, perkemahan, maupun aktivitas positif lainnya,” ujar Hadri.
Kawasan Olahraga Kudungga juga terbuka untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan dengan jumlah peserta yang besar. Sejumlah kegiatan kepemudaan, pertunjukan musik, acara masyarakat, hingga berbagai event olahraga dapat digelar di kawasan tersebut.
Dengan beragam fungsi tersebut, Kawasan Olahraga Kudungga diharapkan dapat menjadi salah satu ruang publik utama di Kutim. Kawasan ini sekaligus menjadi tempat masyarakat berolahraga, berekreasi, berkumpul, dan mengembangkan kreativitas.


Meski pemanfaatannya semakin luas, UPT Sarpras Olahraga tetap menerapkan pengaturan jadwal untuk menjaga ketertiban dan memastikan fasilitas olahraga utama dapat digunakan secara optimal. Salah satunya diterapkan pada fasilitas lintasan lari.
“Untuk lintasan lari, kami buka setiap hari dalam dua sesi. Pagi mulai pukul 05.30 sampai 11.00, kemudian sore mulai pukul 15.00 sampai 18.00,” kata Hadri.
Melalui pengelolaan fasilitas yang teratur dan pemanfaatan kawasan yang semakin beragam, Dispora Kutim berharap Kawasan Olahraga Kudungga dapat terus menjadi ruang publik yang nyaman, inklusif, dan berkualitas bagi masyarakat.(kopi14/kopi13/kopi3)






























