Teks foto: Bupati Kutai Timur H Ardiansyah Sulaiman bersama ribuan warga mengikuti jalan sehat dalam rangka HUT ke-80 RI di Desa Benua Baru Ilir, Kecamatan Sangkulirang. (Foto Bagus/Irfan Pro Kutim)
SANGKULIRANG – Pagi baru saja beranjak ketika Lapangan Rajawali, Desa Benua Baru Ilir, Kecamatan Sangkulirang, mulai dipenuhi warga, Minggu (30/8/2026). Pada pukul 07.00 Wita, orang tua, remaja, hingga anak-anak dari sejumlah desa di Sangkulirang berkumpul untuk mengikuti jalan sehat memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Suasana pagi itu riuh oleh percakapan warga. Jalan utama desa yang biasanya menjadi jalur aktivitas sehari-hari berubah menjadi ruang perjumpaan masyarakat. Ribuan peserta membaur tanpa sekat, menunggu aba-aba dimulainya kegiatan.
Bupati Kutai Timur (Kutim) H Ardiansyah Sulaiman hadir dan melepas peserta. Dengan mengibarkan bendera start, ia menandai dimulainya jalan sehat yang mengambil rute menyusuri wilayah Desa Benua Baru Ilir. Ardiansyah tidak hanya melepas peserta dari garis awal. Ia turut berjalan bersama warga sepanjang rute yang telah disiapkan panitia. Rombongan bergerak melewati Kantor Desa Benua Baru Ilir, kemudian melintasi Desa Benua Baru Ulu, sebelum kembali menuju titik akhir di depan Koramil Sangkulirang.

“Bismillahirrahmanirrahim, satu, dua tiga,” kata Bupati seraya mengangkat bendera start melepas seluruh peserta jalan sehat.
Kehadiran kepala daerah di tengah barisan warga membuat kegiatan itu berlangsung dalam suasana guyub. Peserta dari berbagai kelompok usia berjalan beriringan. Sebagian menikmati perjalanan dengan berbincang bersama keluarga dan kerabat, sementara anak-anak tampak mengikuti langkah orang-orang dewasa di sekitarnya. Jalan sehat tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 RI di Sangkulirang. Kegiatan olahraga bersama itu sekaligus menyediakan ruang bagi masyarakat dari sejumlah desa untuk bertemu dan berbaur dalam suasana perayaan kemerdekaan.
Sejumlah pejabat dan tokoh turut mendampingi kegiatan tersebut. Mereka antara lain Anggota DPRD Kalimantan Timur Arfan dan Agusriansyah, Anggota DPRD Kutim Ardiansyah dan lainnya, Direktur Utama Perumdam Tirta Tuah Benua (TTB) Kutim Suparjan, Camat Sangkulirang Cipto Buntoro, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), serta undangan lainnya.

Setelah menyelesaikan rute, peserta kembali berkumpul di sekitar lokasi akhir kegiatan. Suasana belum surut. Warga menantikan pengundian doorprize (hadiah undian) yang menjadi salah satu bagian yang dinanti dalam kegiatan tersebut. Hadiah utama yang disiapkan adalah sepeda listrik. Pengundian itu membuat peserta bertahan dan berkumpul setelah menempuh rute jalan sehat. Bagi masyarakat, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan aktivitas fisik pada pagi hari, tetapi juga menjadi kesempatan menikmati perayaan kemerdekaan secara bersama-sama.
Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut dengan peresmian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy. Peresmian itu dirangkai dengan uji petik air yang dilakukan di Koramil Sangkulirang. Keberadaan SPAM menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan karena berkaitan dengan penyediaan air minum bagi masyarakat. Peresmian dan uji petik tersebut menandai hadirnya fasilitas penyediaan air minum dalam rangkaian agenda pemerintah di wilayah Sangkulirang.

Di tengah rangkaian kegiatan, cuaca pagi berlangsung cerah. Matahari yang mulai meninggi membuat udara terasa sedikit hangat. Namun, keadaan itu tidak menyurutkan antusiasme warga yang sejak pagi memenuhi lapangan dan ruas jalan desa. Jalan sehat di Sangkulirang pun menjadi gambaran sederhana bagaimana peringatan kemerdekaan hadir di tengah masyarakat. Lapangan menjadi titik berkumpul, jalan desa menjadi lintasan kebersamaan, dan fasilitas pelayanan publik turut diperkenalkan dalam satu rangkaian kegiatan.
Bagi warga yang hadir, pagi itu bukan hanya tentang menyelesaikan rute jalan sehat. Ada perjumpaan, keguyuban, hiburan, dan penantian hadiah yang menyertai perjalanan. Di sisi lain, peresmian SPAM KEK Maloy membawa rangkaian perayaan tersebut pada agenda yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, yakni penyediaan air minum. Dengan demikian, peringatan HUT ke-80 RI di Sangkulirang berlangsung dalam dua wajah sekaligus, perayaan yang menghidupkan ruang kebersamaan warga dan agenda pembangunan yang berkaitan dengan pelayanan dasar masyarakat. (kopi3)




























