Beranda Kutai Timur BRIDA Kutim Perkuat Kebijakan Berbasis Riset, dari Stunting hingga Bus Listrik 

BRIDA Kutim Perkuat Kebijakan Berbasis Riset, dari Stunting hingga Bus Listrik 

34 views
0

Peneliti Ahli Muda BRIDA Kutai Timur, Dadang Lesmana. Foto: Habibah/Pro Kutim

SANGATTA – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mengambil peran dalam mendukung pelaksanaan program prioritas Bupati melalui berbagai kajian berbasis riset. Sejumlah program unggulan, mulai dari penanganan stunting hingga pengembangan transportasi ramah lingkungan, telah mendapat dukungan kajian dari BRIDA.

Peneliti Ahli Muda BRIDA Kutim Dadang Lesmana mewakili Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Kutai Timur Juliansyah, mengatakan salah satu program yang telah berjalan adalah Cap Jempol Stop Stunting. BRIDA menjadi penyusun kajian perubahan Peraturan Bupati Nomor 30 Tahun 2025 yang memperkuat pelaksanaan program percepatan penurunan stunting di Kutim.

Menurut Dadang, dalam perubahan Perbup tersebut BRIDA juga merancang formula program insentif bagi kader Posyandu sebagai bagian dari program unggulan Bupati. 

“Saat ini, rancangan tersebut tinggal menunggu pembahasan lebih lanjut melalui rapat koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS),” jelasnya ditemui Pro Kutim, Senin (31/8/2026).

Selain stunting, BRIDA juga telah menyelesaikan kajian mengenai bus listrik sebagai salah satu rekomendasi pengembangan transportasi di Kutim.

“Dokumen hasil kajian beserta rekomendasinya telah disampaikan kepada kepala daerah melalui Kepala BRIDA,” tambahnya.

Tak hanya itu, BRIDA juga mendorong kajian di sektor perkebunan, khususnya optimalisasi komoditas kelapa sawit. Kajian tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi untuk meningkatkan nilai tambah sektor sawit sebagai bagian dari penguatan ekonomi daerah.

“BRIDA akan terus menghadirkan riset yang mendukung kebijakan pembangunan dan program prioritas pemerintah daerah agar pelaksanaannya lebih tepat sasaran,” tutupnya.(kopi10/kopi13/kopi3) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini