Ini Harapan Bupati Kutim di Malam Puncak HUT ke-27 Kabupaten

5a682e4b 52b2 4a83 afa8 298d2d328608

Pemberian penghargaan yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Ardiansyah Sulaiman.Foto: Irfan/Pro Kutim

SANGATTA - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus menggenjot pertumbuhan ekonomi daerah melalui investasi strategis guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Ardiansyah Sulaiman dalam malam puncak peringatan Hari Jadi ke-27 Kutai Timur di Ruang Akasia, Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi, Sabtu (24/10/2026).

Dalam arahannnya, Ardiansyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) atas dedikasi serta kerja keras mereka dalam melayani masyarakat.

Ia menegaskan bahwa kepuasan tertinggi dalam hidup adalah ketika masyarakat merasa puas dengan pelayanan dan kinerja yang telah dikerjakan. Selain itu, apresiasi serupa juga diberikan kepada dunia usaha, baik sektor perusahaan pertambangan maupun perkebunan, yang telah memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kutai Timur.

4f8f3f3a 511e 416d 876f 8d11b3f4d0a5

"Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus merencanakan program-program pembangunan lanjutan demi kemajuan daerah," tegasnya.

Bupati juga memaparkan sejumlah proyek investasi besar yang sedang berjalan di Kutai Timur, di antaranya proyek hilirisasi batu bara yakni pemerintah pusat melalui Wakil Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah datang untuk melakukan groundbreaking pembangunan hilirisasi batu bara menjadi metanol.

"Proyek ini bernilai investasi sekitar 41 triliun rupiah dan berfungsi sebagai bahan baku yang dicampur dengan produk sawit B50 untuk menghasilkan energi baru," urainya.

Kemudian pengembangan Kawasan Ekonomi, Kutai Timur memiliki dua kawasan utama, yakni Kawasan Industri BCIP (PT BEC) serta Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK).

94963d89 f35e 4dd7 9765 1da637e56656

"Khusus untuk Kawasan Ekonomi Maloy, penandatanganan investasi dari PT Nan Berkah Mineral (PT NAM) senilai Rp 30 triliun telah dilakukan di tingkat provinsi, dengan estimasi masa produksi sekitar tahun 2029 hingga 2030. Kehadiran dua kawasan ekonomi ini diharapkan mampu memberikan dampak pengganda (multiplier effect) yang besar terhadap perekonomian kerakyatan serta membuka peluang kerja luas bagi masyarakat Kutai Timur," tegas Bupati.

Oleh karena itu, Bupati Ardiansyah menginstruksikan kepada Kepala Distransnaker dan instansi terkait untuk terus membangun koordinasi yang erat serta proaktif dalam menjembatani tenaga kerja lokal.

Terkait status Geopark Sangkulirang-Mangkalihat, Bupati menyebutkan bahwa pemerintah daerah masih menantikan keputusan resmi dari tingkat pusat. Jika resmi ditetapkan sebagai geopark nasional yang diproyeksikan menjadi geopark ke-21 di Indonesia, kawasan ini akan mendapatkan pengakuan internasional melalui UNESCO.

a6a3abb1 c5ef 486c 93f1 2985e465f070
a6a3abb1 c5ef 486c 93f1 2985e465f070

Terlebih lagi, wilayah tersebut memiliki nilai sejarah arkeologi luar biasa dengan bukti peradaban manusia prasejarah yang diperkirakan berusia 40.000 tahun sebelum Masehi.

Menutup sambutannya, Ardiansyah juga menyoroti kondisi cuaca yang tengah diliputi kabut asap di wilayah Kutai Timur akibat kiriman asap dari daerah luar.

8d39ea12 a070 4830 9c94 b24f53a2e53d

"Saya mengimbau masyarakat, khususnya para pelajar dan orang tua, untuk tetap waspada serta menjaga kesehatan di tengah kondisi cuaca tersebut. Pemerintah daerah melalui instansi terkait juga akan terus memantau perkembangan situasi lingkungan demi kenyamanan bersama. Momen ini juga dirangkai dengan pemberian penghargaan untuk sponsor utama dalam rangkaian HUT ke-27 Kutim dan wajib pajak serta dimeriahkan dengan hiburan Tari Jepen Pesona Ramadan dan Magic Land Kutai Timur.(Fan/Fj)

10120
Fan
Memuat tombol bagikan...
Memuat komentar...