SANGATTA - Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menyampaikan apresiasi mendalam atas berbagai pencapaian pembangunan, penghargaan, serta prestasi yang diraih oleh Kabupaten Kutai Timur dalam momentum Malam Puncak Hari Jadi ke-27 Kutai Timur yang dipusatkan di Ruang Akasia GSG Bukit Pelangi, Sabtu (24/10/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah menyebutkan bahwa setelah menyaksikan berbagai informasi penghargaan yang diterima oleh Kutai Timur, rangkaian acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada pihak-pihak yang telah menorehkan prestasi gemilang di Kutai Timur. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemuda Kutim hebat yang telah menyelenggarakan berbagai kegiatan vlog terkait desa hebat dan pemerintahan Kutai Timur.
Sejumlah agenda penting yang disoroti dalam perayaan HUT ke-27 ini di antaranya Undangan Duta Budaya Indonesia, Pemkab Kutai Timur diundang oleh Yayasan Duta Budaya Indonesia (DBI) untuk menghadiri finalis Duta Budaya Indonesia di Surakarta. Selain itu, terdapat undangan dari Kementerian Dalam Negeri terkait Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Jakarta.

Bupati Ardiansyah menjelaskan bahwa kedua undangan tersebut sangat penting, di mana ia mewakili untuk menghadiri agenda di kementerian kepada Asisten II Sekdakab Bidang Perekonomian dan Pembangunan, sementara untuk final Duta Budaya Indonesia di Surakarta, Kutai Timur diwakili oleh tiga duta budaya (dua dari Kutai Timur dan satu dari Kutai Barat).
"Dan yang membanggakan Andi Dara putri dari Sangatta Utara menjadi yang terbaik dengan menjadi juara perwakilan putri terbaik Kutai Timur dan terpilih menjadi Winner Duta Budaya Indonesia 2026 pada pemilihan yang diselenggarakan di Surakarta tanggal 21 Oktober 2026. Pencapaian ini menjadi jalur terbuka yang sangat lebar untuk mempromosikan budaya Kutim dan mendorong pariwisata di kancah nasional," tegas Ardiansyah.
Kemudian ada Festival Lom Plai dan Festival Musik yang diselenggarakan oleh Pemuda Kutim Hebat masuk dalam daftar salah satu dari 125 event Kharisma Event Nusantara (KEN). Selain itu, berbagai karya seni musik kedaerahan dari seniman terbaik Kutai Timur telah memperoleh sertifikat hak kekayaan intelektual (HAKI) serta sertifikasi halal bagi pelaku usaha kuliner.

Selanjutnya ada penghargaan Sektor Koperasi dan UMKM, Kutai Timur menerima penghargaan Koperasi Awards 2026 kategori Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dari Kementerian Koperasi Republik Indonesia.
Selain pencapaian budaya dan ekonomi, Bupati Ardiansyah juga menyoroti sektor kesehatan. Ia menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan Rumah Sakit Kudungga Kutai Timur yang mendapatkan kabar dari Ketua Kolegium Bedah Saraf Indonesia tingkat nasional bahwa di Indonesia hanya ada tiga kabupaten yang memiliki alat canggih dan salah satunya berada di Rumah Sakit Kudungga. Dokter spesialis bedah syaraf RSUD Kudungga juga telah diakui yaitu dr Heru (spesialis bedah syaraf) yang merupakan bentuk apresiasi dari Kementerian Kesehatan.(Fan/Fj)










